Merdeka.com tersedia di Google Play


Kasus Papua, MPR minta pemerintah tidak panik

Reporter : Ya'cob Billiocta | Selasa, 7 Mei 2013 12:00


Kasus Papua, MPR minta pemerintah tidak panik
Demo Solidarity Papua. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah dinilai kecolongan dengan dibukanya kantor perwakilan Papua Merdeka di Oxford, Inggris. Namun Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y. Thohari mengatakan pemerintah tidak panik menyikapinya.

Sebab, pembukaan kantor Papua Merdeka hanya sikap politik pemerintah daerah setempat, bukan sikap resmi suatu negara.

"Kita tidak perlu panik, dan kita harus lebih cerdas dari negara-negara Barat itu. Kita kan sudah sangat sering dengar secara resmi, dunia internasional termasuk negara-negara besar Barat, berulang-ulang beri jaminan dukungan internasional bahwa Papua bagian dari integral NKRI. Dan menghormati keutuhan NKRI," katanya di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (7/5).

Selain tak perlu panik, Hajriyanto juga menyarankan pemerintah agar tetap waspada. Persoalan keutuhan NKRI sepenuhnya berada di tangan pemerintah, bukan di pihak lain.

"Kita lihat fakta, pemerintah Barat itu selalu membiarkan saja perilaku dari elemen-elemen pemerintah, seperti pemerintah daerah Oxford, yang melakukan langkah politik berbeda dari pemerintah federal," lanjutnya.

Meski pemerintah federal dinilai Hajriyanto terkesan cuek dengan ulah politik pemerintah daerah setempat, Indonesia disarankan tidak terlena dengan sikap cuek tersebut.

Alasanya, kata dia, tidak menutup kemungkinan pemerintah federal di negara Barat benar mendukung pemisahan Papua dari NKRI.

"Sudan, pada awalnya negara Barat juga beri jaminan menghormati teritorial Sudan. Tapi akhirnya Sudan pecah jadi Sudan dan Sudan Selatan. Yang pasti kuncinya tak boleh pemerintah kalah pintar dan cerdas dari Barat," kata Hajriyanto.

[mtf]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Organisasi Papua Merdeka, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Organisasi Papua Merdeka.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Ketua DPW PPP Jatim: Saya memang salah apa kok sampai dipecat?
  • Sutan orang sibuk, jika gagal ke Senayan bakal kembali berbisnis
  • ABG wanita yang bunuh mertua beri upah dua teman Rp 1,7 juta
  • Ke Ponpes Nurul Falah Lombok, Dino dihadiahi kain Mataram
  • 10 Jalan paling berbahaya di dunia (II)
  • Tak pernah kecebur comberan, puisi Fadli Zon cermin kepalsuan
  • Sutan curhat: Suara saya tadinya di atas, tapi turun terus
  • Kimberly Ryder: Perkosa anak tk itu psycho
  • Lagi, kelompok bersenjata tembaki pos keamanan RI-PNG
  • Foto selfie dekat rel kereta, pemuda Amerika ditendang masinis
  • SHOW MORE