Kalah di PTUN, pasangan ASA malah unggul di Pilkada Lumajang

Reporter : Moch. Andriansyah | Rabu, 29 Mei 2013 21:00




Kalah di PTUN, pasangan ASA malah unggul di Pilkada Lumajang
Survei Pilkada Lumajang. ©2013 Merdeka.com/Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya, Jawa Timur memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur membatalkan pencalonan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Ali Mudhori-Samsul Hadi (ASA) dua hari jelang Pilkada Lumajang.

Namun demikian, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ini tetap memenangkan Pilkada Lumajang yang digelar hari ini (29/5).

Versi quick count (perhitungan cepat) yang digelar Lembaga Survei Proximity, pasangan ASA memperoleh 36,25 persen suara, mengalahkan pasangan incumbent Sjahrazad Masdar-As'at (Sa'At), yang hanya memperoleh 33,26 persen suara. Pasangan Sa'At diusung Partai Demokrat, Golkar dan PAN.

Selanjutnya, pasangan Agus S Wicaksono-Adnan Syarif (A-Rif) mendapat 24,82 persen suara dan pasangan Indah Pakarti-A Kafi mengumpulkan 5,67 persen suara.

"Kemenangan pasangan ASA ini, tak lepas dari kekuatan di akar rumput yang mayoritas NU, juga ditunjang mesin partai yang eksis. Selain itu, gemar turun ke bawah dan tergolong dermawan serta pro rakyat," kata Direktur Lembaga Survei Proximity, Whima Edy Nugroho di Surabaya, Rabu (29/5).

Sehingga, lanjut dia, kepercayaan masyarakat lebih tertuju pada pasangan ASA dibanding incumbent. "Meski dua hari menjelang Pilkada, pasangan ASA kalah di sidang PTUN. Putusan sidang mencabut pencalonan ASA, namun itu tidak mempengaruhi kepercayaan masyarakat untuk memilih."

Dan terbukti dari hasil perhitungan cepat Lembaga Proximity yang menggunakan metode Multi Stage Random Sampling, dengan margin error 1 persen, pasangan ASA mampu menggusur tiga kompetitornya.

Sebanyak 65.302 jumlah pemilih tersampling dari 819.872 DPT di 21 kecamatan dengan 1.872 TPS, pasangan ASA unggul 36,25 persen suara. "Dari jumlah TPS tersampling, yaitu 150 TPS, pasangan ASA unggul," katanya.

Sekadar tahu, sebelum Pilkada Lumajang digelar, pasangan ASA digugat oleh calon pasangan Usman Efendi-Ahmad Jauhari yang juga diusung DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan H Rofiq. Hasilnya, putusan PTUN Surabaya, menyatakan pasangan ASA gugur mengikuti Pilkada Lumajang.

Karena putusan itu belum 14 hari, yaitu terhitung masih dua hari, KPU tetap memasang pasangan ASA di Pilkada Lumajang yang sama-sama didaftarkan oleh PKB, versi Ali Mudhori. Sementara pasangan Usman-Jauhari yang didaftarkan PKB versi H Rofik, dicoret sebagai peserta Pilkada, yang mestinya sesuai putusan PTUN lebih berhak maju.

"Ini adalah kesalahan dari KPU sendiri. Kalau nanti ada gugatan pasca Pilkada ini, persoalan itu nanti berada di ranah hukum. Dan yang jelas, masyarakat Lumajang sudah memilih calon pemimpinnya untuk lima tahun ke depan. Dualisme pencalonan dari PKB ini tidak akan berpengaruh bagi masyarakat," tandas Wima.

Sementara Usman Efendi yang gagal menjadi peserta Pilkada Lumajang, melalui pesan blackberry messenger mengatakan, siapapun pemenang Pilkada Lumajang, yang digelar hari ini, tidak mempengaruhi langkah kami berikutnya, yaitu melakukan banding di tingkat Mahkamah Agung (MA).

"Pilkada hari ini, kami nilai jelas-jelas cacat hukum. Kami tetap akan melanjutkannya dengan cara menempuh jalur yang ada, supaya Pilkada digelar ulang," terangnya.

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# Pilkada# PTUN

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Singapura belum tergoyahkan jadi pemberi utang terbesar Rp 678 T
  • Fiat Punto sapa penyuka mobil kecil Eropa di IIMS
  • Razia indekos di Medan Petisah, petugas jaring 4 pasangan mesum
  • Lima gedung teater paling berhantu sejagat
  • Obor Rakyat mandek, 3 jenderal polisi rawan gagal jadi menteri
  • Anis berikan pengarahan kepada 1.200 anggota legislatif PKS
  • Naik Rp 68 T, utang asing Indonesia Juli tembus Rp 3.501,2 T
  • Masih kesal, Prabowo kembali sentil Ahok
  • Awas, iklan 'Doubleclick' Google disusupi virus Trojan
  • Presiden Deportivo: Real Madrid terlalu kejam
  • SHOW MORE