Jelang Pilgub, gubernur Bali mencium ada pembangkangan bupati

Reporter : Wayan Anantara | Rabu, 13 Februari 2013 01:17

Jelang Pilgub, gubernur Bali mencium ada pembangkangan bupati
I Gede Mangku Pastika. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mulai merasakan adanya indikasi pembangkangan yang dilakukan bupati. Hal itu diduga terkait memanasnya tensi politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali.

"Saya kecewa dan prihatin, ada upaya demi kepentingan politik namun akhirnya itu merugikan rakyat," keluh Pastika kepada wartawan di Denpasar, Selasa (12/2).

Pastika mengaku merasakan hal itu saat menyerahkan bantuan kepada kelompok petani di Kabupaten Tabanan, 9 Februari lalu.

Bantuan mesin pertanian awalnya dijadwalkan akan diserahkan di Pakedungan, Desa Tanah Lot. Namun karena mendapat penolakan warga setempat, bantuan itu dialihkan ke Desa Cemagi, Kabupaten Badung.

Yang mengagetkan, dari laporan yang masuk, Pastika mengaku penolakan warga itu berdasarkan perintah Bupati Tabanan Eka Wiryastuti.

Dia menilai, larangan Bupati Tabanan itu bermuatan politis menjelang Pilgub Bali yang akan digelar 15 Mei 2013. Pastika terpilih menjadi gubernur pada 2008 lalu dengan dukungan PDIP. Namun kini dia maju lagi dalam Pilgub Bali dengan dukungan Partai Golkar-Demokrat dan enam parpol lain.

Pastika juga membantah jika penyerahan bantuan itu untuk pencitraan dirinya. "Kegiatan ini telah dirancang sejak setahun lalu dan akan dilaksanakan di 5 kabupaten di seluruh Bali," ujar Pastika.

[has]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pilgub Bali

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE