Ini rekomendasi caleg berkompeten untuk WNI di luar negeri

Reporter : Iqbal Fadil | Selasa, 1 April 2014 12:36




Ini rekomendasi caleg berkompeten untuk WNI di luar negeri
pemilu di China. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Negara Indonesia yang sedang tinggal di luar negeri mendapatkan keistimewaan melaksanakan pemilihan umum legislatif 2014 lebih dulu. KPU menetapkan waktu 30 Maret-6 April 2014 bagi mereka untuk mencoblos caleg dan partai politik, namun mereka hanya bisa memilih caleg dari dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri).

Di beberapa KBRI, proses pemilihan sudah dilakukan pada 30 Maret lalu. Ada yang dengan datang ke TPS yang disediakan di KBRI ada juga yang melalui pos. Nah, para WNI di luar negeri tidak semuanya berasal dari Jakarta dan mengenal caleg yang bersaing.

Bagi Anda WNI di luar negeri yang belum melaksanakan hak pilih, berikut panduan dan tips yang dibuat oleh Elinski berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan dua rekannya. Elinski merupakan WNI yang bermukim di Singapura dan membagikan rekomendasi ini melalui tulisan di blognya yang dikutip merdeka.com, Selasa (1/4).

"List di bawah ini dikumpulkan oleh dua orang non partisan yang akan memilih dua caleg dari dua partai berbeda di Pemilu Legislatif 2014. Kami melakukan background check via digital trace ke-84 caleg di Dapil kami karena kami berdua ingin teman-teman kami memilih orang yang mereka kenal, tidak sekadar menyoblos partai," tulis Elinski.

"Kami juga ingin mematahkan argumen bahwa 'calegnya nggak ada yang beres'. Ketika melakukan background check, ternyata jumlah calon yang menurut kami berprestasi lebih banyak yang kami kira," imbuhnya.

Elinski kemudian memaparkan kriteria yang digunakan untuk menentukan apakah caleg tersebut layak Anda pertimbangkan:

1. Ijazah pendidikan berasal dari perguruan tinggi atau sekolah yang legitimate. Kalau berpretasi tapi ijazahnya meragukan, langsung kami coret.

2. Memiliki track record yang jelas dalam memerjuangkan sesuatu yang berarti bagi rakyat Indonesia

3. Memiliki visi misi yang jelas

4. Berpegang pada azas Indonesia sebagai negara Pancasila yang menjamin kebebasan beragama (in other words: nggak pro syariah Islam)

"Cukup banyak caleg yang tidak memiliki digital trace selain Daftar Riwayat Hidup yang di-posting di diasporamemilih.com dan kpu.go.id. Agak sulit bagi kami untuk 100% akurat dan obyektif ketika tidak ada info lebih."

Dari total 84 caleg yang diobservasi, ada beberapa yang direkomendasikan. Yang menarik, Elinski dan kawan-kawan tidak merekomendasikan satupun caleg dari Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Anda boleh setuju atau tidak dengan hasil penelusuran ini. Ingin tahu siapa caleg yang dinilai layak untuk dipertimbangkan oleh Elinski dan kawan-kawan? Silakan cek sendiri ke sini .

Baca juga:
Gaya Jokowi saat syuting iklan di rumah Megawati
Seperti Akbar, Luhut Panjaitan siap maju jadi cawapres
Jokowi: Saya tidak pandai berpuisi
Syuting iklan di rumah Mega, Jokowi sempat grogi
Ical dan petinggi Golkar kumpul di Makassar gelar kampanye

[bal]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# KPU# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ahok kaget saat nama Boy Sadikin mendadak disodorkan PDIP
  • KPK belum mau jadikan Sutan Bhatoegana justice collaborator
  • Hati-hati, insomnia kronis bisa mengancam nyawa!
  • Priyo: Ical akan dikenang sebagai ketum terburuk sepanjang masa
  • Kisah perempuan pembantai 25 anggota Taliban
  • Panitia Munas Golkar di Bali gelontorkan Rp 2,8 M buat hotel
  • Prediksi: iOS bakal sukses 'kubur' Android tahun 2016
  • 5 Hal yang harus didiskusikan sebelum pernikahan
  • Ternyata, saat tidur Chris Hemsworth lebih suka telanjang
  • Terpilih jadi ketum, Agung Laksono tegaskan Golkar tetap di KMP
  • SHOW MORE