Ini pesan Mendagri untuk Aher dan Deddy
Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi resmi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar . Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pasangan tersebut, salah satunya penataan ruang yang kerap menimbulkan masalah.
Ditemui usai pelantikan Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar , Gamawan menyampaikan dua poin penting bagaimana pemimpin baru ini bisa membenahi Jawa Barat. Sebab, beban Jawa Barat sudah sangat berat dengan jumlah penduduk yang mencapai 40 juta jiwa.
"Ini beban ekologinya makin berat. Kalau penataan ruangnya tidak baik ini betul-betul bisa menimbulkan masalah," katanya di Gedung Merdeka, Bandung, Kamis (13/6).
Saat ini dengan luas 35 ribu kilometer yang menampung 40 juta penduduk dianggap sudah jenuh, apalagi kini industri terus tumbuh dan lahan pertanian bisa beralih fungsi, padahal Jawa Barat terkenal dengan lumbung tani.
"Kalau bergeser terus dan penataan ruang tidak baik, akan menimbulkan masalah, ini yang paling serius diperhatikan Jabar," paparnya.
Yang kedua, menurutnya Jawa Barat dengan posisi strategis sebagai penyangga ibu kota, jika disia-siakan bukan tidak mungkin hanya ekologi Jabar yang rusak, tapi juga ke Jakarta.
"Jadi sinergi dan perumusan harus bagus. Gubernur yang penting ini bisa dilakukan, ini sangat penting," tandasnya.
Sinergitas pejabat kabupaten/kota harus berpedoman ke provinsi. Baginya Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar memiliki tantangan besar menatap Jabar dalam lima tahun ke depan.
"Tantangannya begitu banyak, tata ruang harus dilakukan," katanya.
Kata dia, janji-janji saat kampanye soal pendidikan gratis harus dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). "Karena waktu kampanye mereka janji-janji gratis coba tuangkan pada RPJMD kan bisa diwujudkan, soal pendidikan, kesehatan biar bagus," tandasnya.
Yang krusial lainnya yakni kemacetan, terutama di Kota Bandung. Dia menambahkan Bandung ini selalu menjadi primadona bagi warga Jakarta.
"Ini kalau libur pengennya ke Bandung, tapi kalau nemu macet jadi enggan. Citranya buruk. Bandung dulukan terkenal Paris Van Java, tapi kalau berulang-ulang jelas akan merugikan. Saya himbau betul-betul disiapkan dengan baik," ujarnya. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya