Ini ciri-ciri teroris pelempar bom di Tasikmalaya

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 16 Mei 2013 14:51




Ini ciri-ciri teroris pelempar bom di Tasikmalaya
SL, teroris pelembar bom di Tasikmalaya.. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Jabar merilis tersangka pelaku pelemparan bom di Pos Polisi Mitra Batik Tasikmalaya, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan rekan-rekannya terduga teroris, tersangka berinisial SL.

Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol Pramujoko, mengaku hingga kini belum ada pihak keluarga yang mengakui jenazah yang saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

"Dengan dirilis melalui media kami harap ada keluarga yang mengakui," katanya di Mapolda Jabar di Bandung, Kamis (16/4)

Adapun ciri-ciri terduga teroris yang tewas karena hempasan timah panas Briptu Wahyu, yakni, "Tinggi sekitar 163 sentimeter, berperawakan kurus, umur masih 20 tahun, kulit sawo matang, rambut hitam lurus tapi pendek."

Ciri-ciri yang menonjol dari pria tersebut, kata Pramujoko adalah, "Gigi yang tidak beraturan, sedangkan gigi atas depan menonjol."

Sedangkan barang bukti dari SL yang diamankan polisi adalah uang tunai Rp 283 ribu, sepatu, syal, gelang kaki berupa tasbih, topi, jaket, celana jins dan kaos bertuliskan 'Bandung'.

Diharapkan melalui penyampaian ciri-ciri tersebut, ada pihak keluarga yang menjemput dan mengakui SL. SL saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan tersangka SL saat ini telah rampung diidentifikasi oleh Tim Dokkes Polda Jabar. "Hasil DNA sudah kita kirim ke Pusdok Cipinang Jakarta," ujarnya.

DNA itu nantinya akan disesuaikan dengan pihak keluarga yang telah mengakuinya. Menurut Martin, tersangka SL saat ini dijerat dua kasus. Yang pertama terlibat jaringan teroris karena diketahui SL memiliki barang berupa rakitan bom dan senjata api.

Sedangkan lainnya adalah kasus penganiayaan, yang menyebabkan Aiptu Widartono mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Pelaku disangkakan pasal 2 ayat 1 Undang-undang darurat nomor 12, Pasal 351, 213 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahunan penjara.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Terorisme

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Investor khawatir program Jokowi dijegal di parlemen
  • Pilot pesawat Australia mengaku hanya bawa pesawat ke Filipina
  • 'Ditembak' di Hongkong, momen tak terlupakan buat Chelsea Olivia
  • Singkirkan pohon tumbang di hutan, petani tua malah dipenjara
  • Mobil Polres Jakut ditabrak Cireks, 4 polisi dikabarkan tewas
  • Ahok: Yang hidup di Jakarta bukan cuma buruh saja
  • Ini kementerian yang bakal diubah oleh Presiden Jokowi
  • Tubuh seksi Kim Kardashian bikin aktris cantik ini jatuh cinta
  • Putri Presiden Jokowi terancam tak lolos ujian CPNS Kota Solo
  • Jokowi tanya Kasau soal Bandara Halim bakal dikuasai Lion Air
  • SHOW MORE