Hanura: Wiranto diminta langsung Jokowi jadi Menko Polhukam
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto disebut-sebut sebagai salah satu nama baru dalam Kabinet Kerja. Salah satu kadernya menyebut penunjukannya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan.
"Memang beliau sudah diminta menjadi Menko Polhukam oleh presiden dan beliau sudah terima," kata Wakil Ketua Umum Partai Hanura Nurdin Tampubolon saat dihubungi, Rabu (27/7).
Nurdin mengatakan diplotnya Wiranto sebagai menteri tidak akan mempengaruhi perannya di partai. Menurut Nurdin, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi yang akan membahas soal kepengurusan dan roda partai pasca Wiranto dilantik.
"Kalau masalah partai bisa diatur. Belum ada rapat koordinasi, itu akan dilakukan setelah pak Wiranto dilantik. Beliau hanya menyatakan akan rapat bagaimana pengaturan. Tetap akan eksis. Partai masih butuh beliau," jelasnya.
Informasi dihimpun merdeka.com, Presiden Jokowi dijadwalkan melantik para menteri baru pada pukul 14.00 di Istana Negara. Setelah itu Jokowi akan menggelar sidang kabinet paripurna pada pukul 15.00 WIB dengan agenda pengarahan presiden serta pembahasan Pagu Anggaran dan RAPBN tahun 2017.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan langsung reshuffle kabinet. Ada 12 posisi di Kabinet Kerja yang mengalami perubahan.
Jadi hari ini Presiden dan Wakil Presiden secara resmi akan memanggil beberapa menteri yang tepatnya nanti ada kurang lebih 12 jabatan yang mengalami perubahan, ada yang baru, ada yang digeser," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/7).
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya