Merdeka.com tersedia di Google Play


Hadiri panen raya di Cilacap, Bibit Waluyo kampanye terselubung

Reporter : Parwito | Sabtu, 9 Maret 2013 18:11


Hadiri panen raya di Cilacap, Bibit Waluyo kampanye terselubung
Bibit Waluyo Jateng. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo melakukan menghadiri acara panen raya 1.000 hektare di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Kegiatan itu merupakan bagian dari program Gerakan Tanam Serempak 1.000 Hektare yang dulu dicanangkan dia. Tak lupa, cagub yang diusung Partai Golkar dan Demokrat ini menyampaikan program-programnya.

Hadir dalam acara itu Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Joko Handoyo perwakilan dari BPPT serta ratusan perwakilan petani di Cilacap, Jateng. Hadir pula ratusan PNS dan anggota TNI setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bibit juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima Daerah Militer IV/Diponegoro Mayjen TNI Hardiono Saroso beserta jajaran yang turut mendukung program Gerakan Tanam Serempak 1.000 Hektare ini.

"Tanyanya tentang Pilgub kita di tengah sawah harusnya nggak usah jawab pilgub. Tapi karena ini jadi kontribusi terhadap media. Saya terima kasih atas kesempuyungan masyarakat Jawa Tengah untuk memberikan peluang kepada saya untuk melanjutkan 'Bali Deso Mbangun Deso' yang kedua," ungkap Bibit Waluyo kepada wartawan usai panen raya, Sabtu (9/3).

Bibit bahkan berani memperkenalkan programnya untuk maju pertarungan Pilgub Jateng yang akan digelar pada 26 Mei 2013 mendatang.

"Rancangan bali deso bangun deso meningkatkan apa yang kita capai. Tidak ada perubahan apa-apa kecuali melanjutkan program bali deso mbangun deso yang kedua. Karena ini memang berikan kontribusi kepada masyarakat Jawa Tengah dengan baik. Lanjutkan!" tegas Bibit dalam wawancaranya.

Dihubungi terpisah, Kahumas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo menyatakan sebagai calon incumbent, Bibit memiliki peluang lebar untuk melakukan kampanye terselubung. Namun, seharusnya kesempatan itu tidak digunakan untuk kepentingan kampanye bagi kepentingan pribadinya sebagai cagub.

"Kesempatan untuk tebar pesona memang sangat besar untuk incumbent, tetapi sebaiknya tidak menyalahgunakan kesempatan dalam dinas tersebut, karena sebagai gubaernur dan calon gubernur adalah dua hal yang berbeda. Sebagai gubernur yang bersangkutan menggunakan dana publik, sehingga tidak boleh disalahgunakan dengan penyelipan pesan seperti kampanye di Cilacap itu," tegasnya.

Selain oleh Bawaslu dianggap menggunakan fasilitas jabatan Gubernur yang melekat, Bibit juga telah mengajak jajaran PNS di Pemprov Jateng serta anggota TNI dalam kegiatan kampanye terselubungnya itu. Dikhawatirkan dapat mengganggu kinerja dan kondusifitas PNS dan TNI di Jateng.

Maka dalam waktu dekat, Bawaslu Jateng akan menggelar rapat koordinasi dengan pimpinan SKPD dan Dandim se- ateng untuk mengikrarkan netralitas PNS dan TNI dalam Pilgub Jateng mendatang.

"Ini dapat juga mengganggu kondusifitas Jateng terkait dengan bakal calon lain yang bukan incumbent. Terkait deng netralitas PNS dan TNI, Bawaslu Jaeng akan fasilitasi rakor dengan semua pimpinan SKPD di Pemprov Jateng dan Dandim se-Jateng untuk rakor bersama dan di akhir acara kita fasilitasi ikrar dan janji netralitas PNS dan TNI," pungkasnya.

[bal]

KUMPULAN BERITA
# Pilgub Jateng

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Pilgub Jateng, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Pilgub Jateng.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Mukernas cari cara kembalikan SDA ke posisi ketua umum PPP
  • Korupsi Rp 4,7 M, eks Kasatpol PP Sumut dituntut 3 tahun bui
  • Terdakwa kasus korupsi menangis tersedu di ruang sidang Tipikor
  • Anak usaha Garuda Indonesia bangun hotel Rp 115 M di Surabaya
  • Foto selfie picu gangguan makan?
  • PDIP rajai perolehan suara pileg di Solo
  • Emron sindir dua menteri kader PPP tak hadir di Mukernas
  • Inilah alasan Cameron Diaz enggan berkomitmen
  • Pengamat: Kisruh PPP karena SDA ingin seperti Mega dan SBY
  • Satu lagi korban sodomi di TK JIS melapor ke KPAI
  • SHOW MORE