Gerindra: Kuota haji berkurang, SBY jangan sibuk urusi partai
Merdeka.com - Anggota Komisi VIII DPR Naora Dian Hartarony menyayangkan leletnya pemerintah dalam melobi pemerintah Arab Saudi terkait pengurangan jatah kuota haji. Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlalu menyibukkan diri terhadap urusan partainya.
"SBY perlu lobi langsung, jangan hanya sibuk dengan urusan partai," terang Noura di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6).
Jika tak serius, politikus Gerindra ini tidak yakin pemerintah berhasil melobi pemerintah Arab Saudi. Apalagi negara tersebut memiliki peraturan yang kaku dan tegas.
"Memang di sana sendiri terbentur dengan peraturan-peraturan di sana. Saya berharap Kemenag berhasil, tapi saya tak yakin dan tak menjamin karena kakunya di sana," jelas Noura.
Jika lobinya gagal, maka pemerintah harus memprioritaskan calon haji yang sakit terlebih dahulu. "Karena itu hak asasi, bukan risiko. Maka kita ikhlaskan yang sakit bisa naik haji, yang sehat harus mengalah," tandasnya.
Pemangkasan kuota haji 2013 ini sebesar 20 persen atau 42.200 jamaah. Karena pemangkasan kuota ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 800 miliar.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri sudah mengirim surat ke Raja Abdullah. Pemerintah juga telah mengirim tim untuk melobi. Soal hasilnya, masih belum jelas. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya