Gerindra: Banyak caleg gunakan APBN untuk kampanye

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Senin, 10 Maret 2014 15:53




Gerindra: Banyak caleg gunakan APBN untuk kampanye
martin hutabarat. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat merasa kesal dengan tingkah caleg incumbent yang memanfaatkan program pemerintah untuk melakukan kampanye. Dia menuding, banyak caleg yang menggunakan uang negara untuk meraih simpati rakyat di Pemilu 2014.

Martin mengungkapkan, dirinya mendapat laporan dari warga, bahwa ada caleg yang membagikan voucher untuk membangun infrastruktur di sebuah desa. Padahal, voucher itu adalah dari uang APBN yang memang program pemerintah, namun diklaim pribadi caleg.

"Dimana-mana kita lihat masing-masing komisi mengeluarkan voucher, dibagi-bagi kemana-mana. Ini aneh, pembangunan kita untuk DPR masing-masing memiliki voucher jadi biaya kampanye," kata Martin dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/3).

Dia menjelaskan, seperti program infrastruktur dan pendidikan, langsung dibagikan oleh caleg kepada masyarakat atau instansi di daerah masing-masing. Sehingga muncul stigma di masyarakat bahwa program itu berasal dari caleg bukan program pemerintah.

"Itu fakta, kalau kita anggota DPR dapat dana untuk pembangunan infrastruktur misalnya Rp 250 juta, dana sekolah, koperasi, dikasihkan buat kami (anggota DPR)," kata dia.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini pun merasa dirugikan dalam program ini. Apalagi, dirinya di Komisi III DPR bidang hukum dan HAM yang tak punya program untuk dibagikan ke masyarakat lewat voucher.

"Saya nanti bawa KPK kemari, jadi di antara kita sendiri ini sudah tidak betul, lagi ada yang hanya mengandalkan KPK, Polri, ada yang andalkan bos, voucher semua uang negara digunakan jadi kampanye, rusak lagi kita, sulap APBN menjadi alat kampanye," tegas dia.

Dia pun menyayangkan program tersebut. Apalagi, penyaluran bukan langsung ke rakyat, tetapi melalui anggota DPR di masing-masing komisi.

"Tapi penyalurannya melalui anggota di komisi, akhirnya orang datang ke sana anggota bawa infrastruktur lewat beratus kupon, nilainya berpuluh miliar," tutur dia.

"Nah kita dikomisi III ini komisi paling kering, apa yang bisa kita lakukan kecuali menjual diri," imbuhnya.

Ditambah lagi masyarakat yang lebih memilih caleg punya uang ketimbang bermodal visi dan misi. Martin pun hanya bisa menjelaskan bahwa voucher yang dibagikan adalah uang rakyat, bukan uang caleg.

"Realitasnya mereka bilang (anda mampu) bayar berapa? (Caleg) DPR lain keluarkan puluh miliar untuk bangun infrastruktur. Kita hanya bisa menjelaskan, itu uang negara, bukan uang mereka," pungkasnya.

Baca juga:
Jelang Pemilu dana reses DPR naik dari Rp 40 jadi Rp 120 juta
Dana kampanye paling banyak, Gerindra klaim paling jujur
Sabam Sirait tantang adik Prabowo beberkan perjanjian Batu Tulis
Gerindra: Hakim MK terpilih harus kembalikan kepercayaan publik
Puan mengaku tak pernah janjikan Prabowo nyapres

[ded]

KUMPULAN BERITA
# Gerindra# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Fadel, Agun, Airlangga & Ade bertarung di bursa calon ketua DPR
  • Bangun akses pariwisata, warga Samosir inisiatif bongkar rumah
  • Terminal domestik Bandara Ngurah Rai bisa tampung 9,4 juta orang
  • Perangkat USB tidak terdeteksi? Atasi dengan cara ampuh ini
  • Gunakan preman duduki kantor PPP, kubu SDA dilaporkan ke Polda
  • Jaringan paedofil internasional serbu Indonesia
  • Veteran tukang timbang keliling, capek cari perhatian pemerintah
  • Matt Damon akan kembali dalam 'BOURNE' terbaru?
  • Kubu SDA tantang kubu Emron tarung di Muktamar
  • Lagi, Dinsos DKI razia pengemis tajir kantongi Rp 11 juta
  • SHOW MORE