Merdeka.com tersedia di Google Play


Daripada olok-olok Jokowi, Amien Rais disarankan urusi kader PAN

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Kamis, 26 September 2013 11:18


Daripada olok-olok Jokowi, Amien Rais disarankan urusi kader PAN
amin rais hatta dan zulkifi. ©dok.PAN

Merdeka.com - Wasekjen PDI Perjuangan Eriko Sotarduga angkat bicara terhadap pernyataan Amien Rais yang mengkritik Joko Widodo (Jokowi). Eriko mengaku heran mengapa tiba-tiba Amien sok perhatian terhadap Jokowi.

"Hahaha menurut saya, mohon ditanyakan Pak Amien Rais, kenapa kok tiba-tiba sangat perhatian dan mempersoalkan Pak Jokowi, lucu juga," ujar Eriko saat dihubungi di Jakarta, Kamis (26/9).

Lebih lanjut, kata Eriko, Amien Rais yang menjadi ketua majelis pertimbangan PAN mengurusi kader-kadernya saja daripada harus mengolok-olok kader partai lain.

"Sebaiknya beliau (Amien) lebih tepat mempersiapkan kadernya sendiri di internal untuk bisa diajukan dan dipersiapkan untuk menjadi calon-calon pemimpin ke depan," ujar Eriko.

Menurut dia, PDIP melalui ketua umumnya berhak memunculkan setiap kadernya untuk maju sebagai pemimpin. Tak terkecuali dengan Jokowi yang dinilainya sebagai kader potensial.

"Melalui Ketum, PDIP menunjukkan siap dengan banyaknya kader-kader muda yang siap untuk diajukan dan memimpin di pelbagai posisi dan bidang," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengingatkan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) sudah disumpah jadi gubernur selama lima tahun. Menurut Amien, Jokowi harus mengabdi selama 5 tahun terlebih dahulu kepada warga Jakarta, baru maju ke capres.

"Dia (Jokowi) kan disumpah untuk lima tahun (sebagai gubernur DKI Jakarta). Untuk mengatasi kemacetan, banjir, kekumuhan, dan lain-lain yang dihadapi masyarakat Jakarta," katanya di Semarang seperti dilansir Antara, Selasa (24/9) kemarin.

Menurut mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu, pengalaman Jokowi harus diasah sebagai gubernur di DKI Jakarta dulu, baru bisa naik 'peringkat' jadi calon presiden.

Dalam perpolitikan ada fatsunnya, atau etika berpolitik yang harus ditaati, termasuk berkaitan dengan Jokowi yang sudah disumpah untuk menyelesaikan berbagai problem di Jakarta selama lima tahun.

"Jokowi orangnya baik, ketawa-ketawa, suka blusukan, makan gado-gado dengan tukang becak, merakyat, masuk got kemudian keluar lagi, melewati jembatan berayun-ayun, dan sebagainya," kata Amien.

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# Capres Jokowi

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Capres Jokowi, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Capres Jokowi.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • 5 Curhat Sutan Bhatoegana tak bisa ke Senayan
  • Seruduk mobil, pengendara Suzuki Satria tewas di Rasuna Said
  • Sastrawan dunia Gabriel Marquez tutup usia
  • 4 Orang ini kritik gaya puisi politik Fadli Zon
  • Jumat Agung di Gereja Immanuel berlangsung khidmat
  • Jadi korban photoshop, hidung Lorde jadi tampak aneh!
  • Politikus PDIP sebut Koalisi Indonesia Raya cuma akal-akalan
  • Sektor ekonomi pengguna utang luar negeri Indonesia Rp 3107 T
  • Syuting Guardian Habiskan 20 Mobil
  • Comeback rilis Uh-ee, Crayon Pop raih antusias tinggi!
  • SHOW MORE