Cegah politik uang, PKB Jatim minta kadernya blokade basis massa

Reporter : Moch. Andriansyah | Minggu, 6 April 2014 23:00




Cegah politik uang, PKB Jatim minta kadernya blokade basis massa
Kampanye PKB di Pulomas. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tak ingin kecolongan konstituennya akibat 'serangan fajar' saat pencoblosan Pemilu Legislatif (Pileg) pada 9 April mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) instruksikan para kader dan simpatisan, agar memblokade lingkungannya masing-masing. Bahkan, partai nomor urut dua ini juga mengharamkan politik transaksional.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PKB, Imam Nahrawi saat menggelar rapat pemantapan seluruh Caleg PKB, baik DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD kabupaten dan kota, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (6/4).

"Agar massa pendukung PKB tidak dicuri oleh partai lain, maka saya instruksikan kepada seluruh kader dan simpatisan untuk melakukan blokade basis massa di wilayahnya masing-masing karena banyak laporan praktik money politics yang kian marak jelang pencoblosan," tegas Imam Nahrawi.

Lebih jauh politisi PKB yang ikut maju kembali sebagai Caleg DPR RI Dapil I, Jawa Timur, yaitu Surabaya-Sidoarjo itu menjelaskan, partainya mengharamkan politik transaksional agar memperoleh dukungan suara dari masyarakat, sehingga mampu menduduki kursi di legislatif.

"Perjuangan yang telah kita lakukan itu bukan semata-mata untuk meraih kursi tapi juga menyelamatkan akidah ahlussunnah waljamaah (aswaja) di bidang politik," tegas Caleg DPR RI nomor urut 1 tersebut.

Selain itu, mantan Ketua DPW PKB Jawa Timur ini menyampaikan, hari ini pihaknya juga telah membersihkan seluruh atribut dan alat peraga kampanye. Sebab hari ini merupakan masa tenang pasca-masa kampanye selama 20 hari terhitung sejak 16 Maret hingga 5 April kemarin.

"Jika ada yang tidak berkenan karena atribut yang kami pasang dan dianggap mengganggu keindahan, khususnya di Kota Surabaya dan Sidoarjo, yang merupakan wilayah Dapil 1, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Dan jika masih ada yang tersisa kami mohon keikhlasannya supaya bisa membantu membersihkan atribut tersebut," pinta Imam Nahrawi.

Di tempat yang sama, Caleg DPR RI yang juga Dapil 1 Jawa Timur dari PKB, Arzeti Bilbina Setyawan juga mengimbau kepada konstituennya, khususnya perempuan PKB dan warga masyarakat pada umumnya, untuk berkomitmen tinggi dan tidak bersikap pragmatis pada Pemilu ini.

"Pragmatis itu aib bagi perempuan, karena perempuan itu menjadi kiblat bagi keluarga, khususnya anak-anak. Sehingga perempuan harus bisa memberi contoh yang baik bagi masyarakat bahwa politik transaksional itu akan merusak masa depan Bangsa Indonesia," ungkapnya.

Pun begitu dengan Ketua DPC PKB Kota Surabaya, Syamsul Arifin. Dia menandaskan, perjuangan para Caleg PKB bisa berjalan baik, dan tidak akan saling sikut. Bahkan, dia berjanji tidak akan ada Calegnya yang melakukan politik transaksional karena itu dilarang dalam Islam.

"Saya bersyukur para caleg DPR RI dan DPRD Jatim mampu bekerja sama dengan seluruh Caleg Kota Surabaya untuk saling menguatkan. Insya Allah, target minimal 12 kursi di DPRD Surabaya bisa terealisasi," tegas Syamsul optimis.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Pemilu 2014# PKB

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Ahmad Dhani, Al, El dan Safeea serba putih di resepsi Raffi Ahmad
  • Penampakan awal karir Miranda Kerr, seperti apa?
  • Besok Bandung gelar street festival, hindari kawasan Gasibu
  • Pesan Raffi Ahmad untuk Olga Syahputra di pernikahannya
  • Jokowi minta media setop spekulasi tanda merah & kuning dari KPK
  • Jokowi belum akan tetapkan Hari Santri pada 1 Muharram ini
  • Diumumkan besok, susunan kabinet Jokowi takkan berubah lagi
  • Dukung kabinet bersih, relawan minta KPK tangkap Rini Soemarno
  • Pernah gagal, Aldi Taher optimis bina keluarga samara
  • Kuntoro disebut belum laik pimpin Kementerian ESDM
  • SHOW MORE