Bawa keranda, pendukung calon Walikota Tangerang demo di KPU

Reporter : Anwar Khumaini | Senin, 29 Juli 2013 12:18

Bawa keranda, pendukung calon Walikota Tangerang demo di KPU
Pendemo bakar keranda di KPU. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Kota Tangerang melakukan demonstrasi di depan kantor KPU Pusat. Mereka menuntut KPU agar meninjau ulang putusan KPUD Kota Tangerang yang tidak meloloskan pasangan Arief-Sachrudin sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang 2013-2018.


Dalam aksi yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut, massa yang jumlahnya sekitar 300 orang ini membawa keranda sebagai simbol matinya demokrasi di Kota Tangerang.

"Kami menuntut KPU Pusat atas putusan KPUD Kota Tangerang yang tidak meloloskan pasangan Arief-Sachrudin karena tidak sesuai dengan peraturan yang ada," kata salah seorang demonstran, Senin (29/7).

Menurut demonstran tersebut, seharusnya seorang PNS yang hendak mencalonkan diri sebagai walikota atau wakil walikota tidak perlu mendapatkan izin dari atasan, dan cukup melampirkan pengunduran dirinya.

"KPUD Kota Tangerang melanggar peraturan KPUD Nomor 9 Tahun 2012," imbuhnya.

Dia menuduh Walikota Tangerang yang masih menjabat saat ini (H Wahidin Halim) ingin menjegal dengan tidak memberikan izin kepada Sachrudin agar tidak lolos. "Walikota Tangerang Wahidin Halim membunuh HAM dengan tidak menandatangani surat pengunduran diri Sachrudin."

Aksi yang berlangsung selama 30 menit sempat menganggu kelancaran lalu lintas di depan kantor KPU. Saat ini, para demonstran meneruskan aksinya ke kantor Bawaslu.

Laporan: Cornelia Halim

[war]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pilkada Tangerang

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE