Baru 12 orang daftar calon anggota DPD di KPU Jawa Timur

Reporter : Moch. Andriansyah | Sabtu, 20 April 2013 14:44




Baru 12 orang daftar calon anggota DPD di KPU Jawa Timur

Merdeka.com - Tiga Hari menjelang batas akhir pendaftaran, yaitu pada 22 April, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur baru mencatat 12 nama yang akan bersaing merebutkan empat kursi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang mewakili provinsi itu.

Satu di antara 12 kontestan itu, yang mendaftarkan diri, adalah Siti Aminah alias Mimin. Tokoh perempuan asal Jember, Jawa Timur itu, hari ini, Sabtu (20/4), mendaftar diri ke KPU Jawa Timur.

Mimin mengaku, niat maju merebutkan salah satu dari empat kuota kursi DPD RI di Jawa Timur itu, karena dia merasa prihatin dengan kondisi perempuan saat ini yang masih tertinggal di berbagai bidang.

Dengan mengusung misi 'Pemerataan Pembangunan Jawa Timur Melalui Peningkatan Peran Serta Perempuan' Mimin ingin memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, mendorong perhatian yang lebih besar dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, memberikan kesempatan lebih besar bagi peran serta perempuan di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

"Kondisi kaum perempuan di Jawa Timur, saat ini berada jauh dari harapan. Untuk itu, saya ingin berjuang demi kemajuan kaum perempuan dan juga memajukan budaya lokal yang selama ini masih tertinggal. Saya akan terus mendorong agar kaum perempuan mendapat perlakuan lebih baik," janji Mimin saat berada di Kantor KPU Jawa Timur, Jalan Raya Tengilis, Sabtu (20/4).

Sebagai syarat pencalonan, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) Jawa Timur itu, datang ke KPU dengan bermodal 5.333 fotocopy kartu tanda penduduk (KTP). "Sesuai syarat dari KPU, saya membawa 5.333 KTP sebagai dukungan atas majunya saya sebagai calon DPD RI," tegas koordinator Forum Solidaritas Perempuan Indonesia itu.

Sementara Komisioner KPU Jawa Timur, Agus Mahfud Ali Fauzi mengatakan, untuk DPD RI dari Jawa Timur, hanya dibutuhkan empat orang saja. "Namun, jika jumlahnya yang mendaftar lebih banyak akan menjadi sangat demokratis," katanya.

Agus juga menerangkan, pada Pemilu 2009 lalu, jumlah calon DPD RI dari Jawa Timur ada sekitar 31 orang. Sementara untuk 2014 mendatang, hingga menjelang batas akhir pendaftaran, yaitu pada 22 April lusa, jumlah calon pendaftar baru 12 orang.

"Kami yakin pada hari-hari terakhir, akan banyak yang mendaftarkan diri, biasanya memang seperti itu. Jadi bukan berarti pendaftar DPD RI cuma ada beberapa orang saja, jelas masih bisa bertambah banyak. Demikian juga untuk pendaftaran caleg, partai-partai itu, akan berbondong-bondong mendaftar nanti," ungkap dia.

Dari catatan KPU Jawa Timur, sampai saat ini, jumlah tokoh yang mendaftar calon DPD RI ke KPU Jawa Timur di antaranya, Hj Zuhariah (angleg DPD RI), Istibsjahroh (anleg DPD RI), Abdul Sudarsono, H A Muhaimin, Nursio, HM Markum Singodmejo (mantan Bupati Ponorogo), Khodijatul Qodriyah, Ainul Yakin (mantan Ketua DPW PKB Jatim), Titik Sudarwati Dwi Astutik, Zuwariyah dari Bangkalan dan Wassis Angleg DPD RI.

Dan dari jumlah itu, hingga hari ini, sudah ada 12 calon yang akan berebut empat kursi DPD RI.

[bal]

KUMPULAN BERITA
# KPU# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Diundang ke Istana, Saleh Husin akan dibriefing Jokowi
  • Pakai kaca mata hitam, Airin sidak pengerukan Kali Ciputat
  • Konflik sektarian, 100 ribu Muslim Rohingya tinggalkan Myanmar
  • Super ngeri, Ageng Kiwi sempat diganggu Jin selama setahun
  • Presiden Jokowi lebur kementerian, pejabat bisa tak dapat kursi
  • Bamsoet: Rini jadi menteri, seleksi Jokowi hanya pencitraan
  • Habibie hanya boleh dijenguk keluarga kandung
  • Habibie masih dirawat intensif tim dokter kepresidenan di RSPAD
  • Kisah 'ayam kampus' rela ditiduri dosen demi nilai A
  • Cerita pengumuman kabinet Jokowi & wartawan yang pontang-panting
  • SHOW MORE