Anis Matta: Banyak suara kencang ingin PKS mundur dari koalisi

Reporter : Muhammad Sholeh | Jumat, 1 Februari 2013 17:54




Anis Matta: Banyak suara kencang ingin PKS mundur dari koalisi
Presiden PKS Anis Matta. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengaku, banyak suara yang masuk ke telinganya desakan agar partainya mundur dari koalisi. Tapi, suara-suara itu belum dibahas secara khusus oleh pengurus PKS.

"Sebenarnya sudah banyak dan suara sangat kencang untuk menarik (dari kabinet)," kata Anis di Kantor DPP PKS, Jumat (1/2).

Meski sudah ada desakan, tapi Anis belum memutuskan untuk menarik mundur kadernya dari kabinet. "Tidak ada rencana, tapi memang ada suara-suara kencang. Belum kami bahas," ujarnya.

Munculnya suara-suara mundur dari kabinet setelah Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan tersangka oleh KPK karena kasus suap impor daging sapi. Sebagian orang menilai, penangkapan Luthfi adalah bentuk konspirasi untuk menghancurkan PKS pada Pemilu 2014.

"Belum (ada keputusan mundur). Belum kami tetapkan apapun," tegas Anis yang baru terpilih menjadi Presiden PKS menggantikan Luthfi.

[has]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kejagung kembali periksa Udar Pristono pada Senin mendatang
  • Menteri Anies gandeng masyarakat agar sekolah bebas pungli
  • Para Kajati curhat ke Jokowi mahalnya biaya penanganan kasus
  • Menko Sofyan kritik keputusan SBY turunkan harga BBM di 2009
  • Dendam, Antonius bakar dosen Universitas Jember lalu bunuh diri
  • Menteri ESDM: Presiden Jokowi beri perhatian serius pada Petral
  • Jokowi sebut Dwi jadi Dirut Pertamina karena nilainya tertinggi
  • SBY: Tong kosong nyaring bunyinya
  • [Part 2] Tips memilih pria berdasarkan zodiak
  • Ini alasan pemerintah ogah turunkan harga BBM subsidi
  • SHOW MORE