'Penetapan tersangka Anas tunggu sinyal presiden'

Reporter : Mustiana Lestari | Minggu, 24 Februari 2013 00:09

'Penetapan tersangka Anas tunggu sinyal presiden'
Anas Urbaningrum . ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Penetapan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum disinyalir sarat dengan muatan politik. Salah satunya Pakar Hukum UI, Churdy Sitompul yang mengemukakan argumennya soal adanya indikasi itu.

Untuk membuktikan argumennya, dia menyebut hubungan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipilih oleh sebagian anggota Partai Demokrat di Komisi III DPR. Dengan demikian, keputusan untuk menetapkan Anas menjadi tersangka amat diperhitungkan.

"Di KPK, kalau langsung anggota tidak tapi kan Partai Demokrat banyak suaranya di Komisi III, secara pasti di dalam pasti orangnya Anas. Orangnya Anas yang pilih komisioner. Tapi bukan itu pionnya, itu membuat mereka mempertimbangkan (status Anas) tanpa sadar," kata Churdy di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).

Selain itu, praktisi hukum sekaligus mantan pengacara Chandra-Bibit, Achmad Rivai juga mengamini apa yang dikatakan Churdy. Menurutnya, ada kemungkinan Anas cukup kenal dengan orang dalam KPK.

"Mungkin mereka (KPK) punya tangan untuk menemui calon tersangka, atau dari komisioner bisa ketemu kolega-koleganya tersangka. KPK tidak langsung menangkap karena Anas juga punya alasan kuat terhadap komisioner. Sehingga terjadi tarik menarik," kata Achmad Rivai.

Hal ini diperparah ketika KPK sengaja mencampur adukan keputusan tersangka Anas dengan politik. KPK pun terpengaruh oleh sinyal-sinyal yang diberikan sang penguasa.

"Kepentingan politik pasti ada mestinya Anas tersangka sudah lama tapi baru sekarang ini dengan berbagai sinyal. Begitu sinyal presiden kuat kewenangan diambil, sinyalnya ada pakta integritas, sprindik bocor. Itu menjadi urutan-urutannya. KPK menunggu. Sinyal dari Presiden," tutupnya.

Baca juga:
Din Syamsudin sarankan Anas bongkar borok Demokrat
Anas mundur, SBY gelar rapat di Cikeas
Tagih janji Anas gantung di Monas, mahasiswa Lebak gantung diri
Anas tersangka, Dena gunduli rambut di depan Gedung Sate
Jadi tersangka, Anas serang SBY

[tyo]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Waketum Gerindra minta kubu Agung pakai cara beradab
  • Fadli Zon datangi ruang Fraksi Golkar yang dikuasai kubu Agung
  • Ini 22 situs dakwah radikal yang segera diblokir
  • Ahok tegaskan car free day tak boleh lagi buat demo dan pedagang
  • Menteri ESDM: Harga BBM naik, kami masih berutang
  • Lagi, Ahok lelang jabatan PNS bulan depan, tak bisa kerja dipecat
  • Jelaskan pembatalan BG jadi Kapolri, Jokowi bentuk tim advance
  • Anggap sebarkan paham radikal, BNPT minta 22 situs Islam ditutup
  • Bawa peluru, WN Spanyol dan Italia di Riau diamankan polisi
  • Ini penyakit yang mengancam pekerja kantoran!
  • SHOW MORE