Syarat Kemenangan Partai 30% Ajukan Capres Dianggap Irasional

Sumber : | Senin, 17 Maret 2008 11:27




Syarat Kemenangan Partai 30% Ajukan Capres Dianggap Irasional
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mengatakan usulan hanya partai yang memiliki kemenangan 30% yan boleh mengajukan presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) adalah tidak rasional.

"Berdasarkan hasil kajian Litbang PKS, maka tidak ada partai yang mampu menang di atas 30%," katanya usai Safari Dakwah di Batam, Senin.

Ia mengatakan angka 15-20% adalah yang rasional.

Tifatul meminta Partai Golkar (PG) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang mengusulkan ide syarat 30% mengurangi usulan itu hingga 25%.

"Kuncinya ada di PG dan PDIP. Kalau 25% masih bisalah," katanya.

Tifatul Sembiring mengakui presiden harus didukung partai yang memiliki jumlah kursi besar di parlemen.

"Kalau partai pendukung rendah di parlemen, maka pemerintah lemah, dapat digoyang parlemen," katanya.

Mengenai kemungkinan pembahasan RUU Pilpres berlarut karena persoalan persentase tersebut, ia yakin bisa selesai sesuai waktu.

Ia mengatakan UU harus selesai karena tidak mungkin pelaksanaan Pilpres menggunakan landasan hukum peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

"Tidak bisa, perppu ditandatangani presiden. Masak ketentuan Pilpres dibuat presiden," katanya.

Partai Demokrat

Senada dengan Sembiring, Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan, partainya mengharapkan pembahasan RUU Pemilihan Presiden (Pilpres) di DPR agar dilandasi akal sehat, terutama soal jumlah persentase suara partai yang bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2009.

"Kami (Partai Demokrat, red) ingin politik Indonesia salah satunya dilandasi akal sehat. Kami yakin bahwa partai-partai yang lain akan menggunakan akal sehat," katanya.

Terkait pembahasan RUU Pilpres itu, Partai Demokrat mengusulkan 15% sebagai syarat yang moderat.

"Karena itu, yang penting bagaimana proses pembahasan RUU Pilpres dilakukan dengan terbuka, demokratis dan pertimbangan-pertimbangan yang matang, termasuk soal persyaratan suara untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden," kata Anas.

Karena itu, Anas Urbaningrum berkeyakinan, partai-partai lain akan menggunakan akal sehat, dan akan mendukung usulan syarat 15% suara itu.

Selain itu, angka 15% suara merupakan titik kompromi usulan untuk RUU Pilpres.

"Karena ada yang usul di bawah 15%, ada 10% bahkan ada usulan partai yang lulus parliamentary threshold (hanya meraih 2,5% suara) bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden," katanya.

Jadi harapan Partai Demokrat, adalah angka 15% itu adalah titik temu dari yang diusulkan banyak partai, tambahnya.

Terkait usulan Golkar 30% suara, Anas menyatakan, apa pun motivasi Partai Golkar itu adalah hak politik Golkar.

"Tapi Partai Demokrat tidak khawatir, cemas atau apa pun namanya, kami tetap punya optimis tinggi dengan kerja keras untuk lebih mendapat kepercayaan rakyat," demikian Anas Urbaningrum.(*/cax)


KUMPULAN BERITA
# BNN# Polisi Kriminal

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Presiden Argentina berencana pindahkan ibu kota
  • Periksa kasus Florence, polisi undang psikolog dan ahli bahasa
  • Wow, Febby Blink 'menjelma' jadi Lorde?
  • Waspadai efek samping mengerikan dari Viagra!
  • Kompolnas desak Polda ganti rugi korban ledakan bom di Semarang
  • Perankan adegan panas, Dakota Johnson ditentang keluarga
  • Review: jumpa klub promosi, mu gagal menang lagi
  • Cuaca buruk, dua kapal kandas di Selat Bali
  • Naikkan harga BBM, Jokowi tak khawatir 'tabrak' prinsip PDIP
  • 5 Hal penting yang terkadang dilupakan dalam pernikahan
  • SHOW MORE