Sekjen PBB Sambut Pembubaran Tentara Negara Aceh

Sumber : | Sabtu, 31 Desember 2005 22:10




Sekjen PBB Sambut Pembubaran Tentara Negara Aceh
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Sekjen PBB Kofi Annan menyambut terlaksananya pembubaran Tentara Negara Aceh (TNA) sebagai bagian dari perjanjian damai Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, Finlandia 15 Agustus 2005.

Dalam pernyataan tertulisnya di Markas PBB New York, Jumat (30/12), Annan juga memuji langkah GAM yang telah menyerahkan 840 senjata seperti yang telah dideklarasikan kelompok tersebut, seiring dengan penarikan pasukan non-organik TNI dan Polri dari Propinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Proses-proses tersebut sesuai dengan MoU yang ditandatangani di Finlandia 15 Agustus lalu, sehingga diharapkan dapat memenuhi harapan menuju kedamaian, kata Annan.

"Masa transisi yang bernilai sejarah ini akan dapat menjadi landasan bagi suatu keamanan dan kedamaian di Aceh," katanya, seraya memuji kerja keras tim Aceh Monitoring Mission (AMM) yang terdiri atas anggota dari Uni Eropa dan ASEAN.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) secara resmi mengumumkan pembubaran Tentara Negara Aceh (TNA) atau pasukan tempur organisasi itu terhitung mulai 27 Desember 2005.

Pembubaran pasukan tempur GAM tersebut tertuang dalam pernyataan resmi Panglima TNA, Muzakkir Manaf, yang dibacakan oleh juru bicara GAM, Sofyan Dawod di Kantor GAM di Kawasan Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Dalam pernyataan tersebut juga dikatakan, GAM telah menyerahkan seluruh persenjataan sesuai dengan kesepakatan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara Pemerintah Indonesia dengan GAM di Helsinki. Pasukan TNA itu sendiri seperti yang tertulis dan MoU berjumlah 3000 orang. (*/lpk)


{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Coba kabur, bandar narkoba ditembak petugas Polres Dumai
  • Jokowi diragukan bisa selesaikan masalah ketergantungan utang
  • Aden Bajaj resmi melamar kekasih
  • Lelaki Selandia Baru lelang jiwanya di Internet
  • Para netizen jadi target promosi dan pasar batik Banyuwangi
  • Apple Watch tak akan selaris iPhone 6
  • Siap-siap, superhero Indonesia Gundala lahir kembali!
  • Masalah utang, pemerintah dituding cuma gali lubang tutup lubang
  • Seleksi pimpinan BPK oleh Komisi XI DPR diduga cacat hukum
  • Jurnalis India sebut presiden China bernama Sebelas Jinping
  • SHOW MORE