Mengatasi Masalah Kemiskinan Dengan Pemekaran Wilayah

Sumber : | Senin, 12 Februari 2007 10:52




Mengatasi Masalah Kemiskinan Dengan Pemekaran Wilayah
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Bupati Manggarai di Flores bagian barat Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs Christian Rotok mengatakan, salah satu langkah yang diambil pemerintahannya untuk mengatasi masalah kemiskinan di kabupaten tersebut adalah dengan pemekaran wilayah otonomi baru.

"Dengan pemekaran wilayah otonomi baru, beban untuk mengatasi masalah kemiskinan itu mulai terbagi, sekalipun beban biaya untuk membangun suatu wilayah otonom baru tidaklah sedikit jumlahnya," katanya di Kupang, Senin, tentang langkah-langkah yang diambil pemerintahannya dalam mengatasi masalah kemiskinan.

Ia mengatakan, Kabupaten Manggarai dengan luas wilayah 4.188,90 km2 atau lebih besar dari luas wilayah Provinsi Bali dengan kondisi geografis yang berada pada kemiringan 40% itu, menyebabkan biaya investasi pembangunan semakin mahal.

Hanya, beban itu perlahan mulai terasa ringan setelah terbentuknya Kabupaten Manggarai Barat yang dikukuhkan melalui UU No.8 Tahun 2003 dengan ibukotanya di Labuanbajo, ujung barat Pulau Flores.

"Sekarang, wilayah Manggarai Timur akan segera berdiri menjadi sebuah daerah otonom baru dalam tahun ini, sehingga beban untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Manggarai akan terasa semakin berkurang karena ada pemerintahan baru yang akan mengatasinya," kata dia.

Jumlah rumah tangga miskin di Kabupaten Manggarai yang tersebar di 12 kecamatan, tercatat 69.605 kepala keluarga atau sekitar 67,03% dari 101.380 kepala keluarga.

"Jika Manggarai Timur menjadi daerah otonom sendiri maka sebagian besar rumah tangga miskin yang ada di wilayah timur Manggarai sudah bisa diatasi oleh pemerintahan yang baru," ujarnya.

"Saya berpendapat, ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah kemiskinan di Manggarai, karena luas wilayah Kabupaten Manggarai, jauh lebih besar dari luas Pulau Bali sehingga untuk mengatasi masalah itu, membutuhkan waktu yang lama," tambahnya.

Guna mendukung langkah-langkah dalam upaya pengentasan kemiskinan, ia kemudian memperbesar porsi belanja publik dalam APBD menjadi 55,48% untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, air bersih serta sarana dan prasarana jalan.

Pertumbuhan ekonomi Manggarai hingga posisi 2005, kata Rotok, sebesar 3,94% jika dibanding dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3,08%, dengan tingkat pendapatan perkapita pada 2005 sebesar Rp2.079.986, sedang pada 2004 Rp1.860.412.

Di bidang cakupan air bersih hingga posisi 2006, kata dia, sudah mencapai 53,59% dari total penduduk Manggarai sebanyak 505.546 jiwa dibanding 2005 yang baru mencapai 49,77%.

Rotok mengatakan, masih tingginya penduduk miskin di kabupaten tersebut mengakibatkan investasi pembangunan harus diprioritaskan pada pembangunan pendidikan, kesehatan, air bersih, parasarana jalan dan jembatan (social over head capital).

Ia mengakui bahwa partisipasi masyarakat dalam investasi pembangunan masih rendah sehingga ketergantungan pada peran pemerintah makin besar dalam investasi pembangunan untuk mendongkrak kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Untuk mewujudkan harapan itu, menurut dia, pemekaran wilayah otonom baru merupakan salah satu pilihan guna membebaskan masyarakat Manggarai dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan. (*/cax)


KUMPULAN BERITA
# Musik Indonesia

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Tak masif, simulasi sirine tsunami di Aceh menuai kritik
  • Jokowi didorong instruksikan menteri transparan gunakan anggaran
  • Jepang bisa musnah seratus tahun lagi
  • Jelang pengumuman kabinet, Tjahjo Kumolo dipanggil ke Istana
  • Try Sutrisno jenguk Habibie di RSPAD
  • Artis panas rela melacur demi peran
  • Jokowi lebur kementerian, PNS bisa turun gaji
  • Ronaldo: United akan segera juara EPL
  • Rini Soemarno jadi menteri, Jokowi dinilai abaikan usulan KPK
  • Presiden Jokowi gabungkan kementerian, jumlah PNS berkurang?
  • SHOW MORE