Andi Mallarangeng Bantah Hina Masyarakat Sulsel

Sumber : | Jumat, 3 Juli 2009 07:46




Andi Mallarangeng Bantah Hina Masyarakat Sulsel
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Ketua Departemen SDM Partai Demokrat Andi Mallarangeng membantah telah menghina masyarakat Sulawesi Selatan dalam pidato kampanyenya di Makassar Rabu (1/7) kemarin.

"Yang saya katakan dalam kampanye di Makassar adalah apakah orang Sulsel bisa menjadi Presiden RI. Bisa dan banyak orang Sulsel yang bisa menjadi pemimpin bangsa, tapi ada waktunya. Sekarang ini, untuk 2009-2014 yang terbaik adalah SBY-Boediono. Karena itu, saya memilih yang terbaik," kata Andi dalam pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Andi juga mengirimkan transkrip pidatonya di Makasar yang menyebutkan bahwa kenapa dirinya sebagai orang Bugis memilih SBY-Boediono.

"Karena `maradeka to ugi`e, adekmi ripopuang`. Orang Bugis merdeka, hanya adat yang dipertuan. Hanya hukum yang dipertuan, hanya prinsip, nilai dan objektivitas yang dipertuan. Bukan kekuasaan, bukan orang perorang," katanya.

Andi juga mengatakan, pada saat kampanye kemarin, apapun pilihan politik kita, kita tetap bersaudara.

Kepada masyarakat Sulawesi Selatan, Andi meminta agar ucapannya saat pidato kampanye didengar secara utuh.

"Kalau saya bicara bahwa `ada waktunya` untuk orang Sulsel menjadi Presiden, karena saya berpendapat bahwa yang terbaik saat ini adalah SBY-Boediono. Itu adalah respons saya terhadap SMS yang beredar yang bersifat primordial bahwa orang Bugis atau orang Sulsel harus memilih Presiden dari Bugis atau Sulsel," katanya.

Sekitar seribu warga Makassar yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Sulsel Anti Rasis, Kamis sore ini berunjuk rasa di Monumen Mandala Makassar dan meminta Andi meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap menghina masyarakat Sulsel.

Juru bicara pengunjuk rasa itu Subhan Djaya Mappaturung mengatakan bahwa perkataan Andi yang juga juru bicara presiden itu sangat tidak etis karena dianggap merendahkan satu etnis serta bertentangan dengan konstitusi dan semangat NKRI yang mengedepankan kesetaraan dan kesamaan pada semua kelompok suku.

"Pernyataan itu sangat menghina seta melukai hati suku-suku bangsa di Indonesia. Ada kesan dari pernyataan Andi bahwa hanya suku tertentu saja yang bisa jadi presiden. Padahal semua memiliki kesempatan yang sama," kata Subhan.

Oleh karena itu, atas nama rakyat Sulsel pengunjuk rasa mendesak agar capres SBY sebagai penanggung jawab kampanye tim SBY-Boediono meminta maaf kepada seluruh rakyat Sulsel, selain itu Andi Malarangeng juga harus meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Sulsel melalui iklan media cetak dan elektronik.

Selain itu, pengunjuk rasa mendesak pihak Kepolisian untuk memeriksa Andi Malarangeng karena telah melakukan tindakan yang berpotensi memunculkan konflik horizontal di Sulsel.

Usai berorasi di Monumen Mandala, pengunjuk rasa bermaksud melanjutkan aksi di kantor Dewan Pengurus Wilayah ((DPW) Partai Demokrat Sulsel yang hanya berjarak satu kilometer, namun karena aparat kepolisian melakukan blokade, aksi itu urung dilakukan.(kpl/dar)


KUMPULAN BERITA
# Tips Seks# Top List

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya




{prev_next_news}


Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Bantu bebek nyebrang, perempuan Inggris ditilang
  • Jokowi: Semoga PKB jadi partai besar, tapi jangan melebihi PDIP
  • Menteri Perdagangan kabinet Jokowi jangan hanya urusi harga
  • Ahok impikan anak kurang mampu bisa jadi sarjana
  • Korea Selatan klarifikasi tudingan kubu Prabowo soal hacker
  • Dorce tebus nazar kemenangan Jokowi - JK
  • Pesawat tabrak gedung di Taiwan, 45 tewas
  • Partisipasi masyarakat pada pilpres menurun dibanding pileg
  • Agung Laksono: Pansus pilpres bikin suasana tak kondusif
  • Hindari motor, truk di Kota Serang tabrak tiga mobil
  • SHOW MORE