Merdeka.com tersedia di Google Play



2.277 Personil TNI Ditemaptkan di Perbatasan NTT-Timtim

Sumber : | Jumat, 24 Maret 2006 20:55


2.277 Personil TNI Ditemaptkan di Perbatasan NTT-Timtim
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - TNI Angkatan Darat menempatkan 2.277 personilnya di perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Timor Timur untuk menjaga integritas wilayah dan keutuhan NKRI dari ancaman negara tetangga yang baru berpisah dengan Indonesia melalui referendum 30 September 1999.

Pasukan tersebut merupakan gabungan dari berbagai batalyon di lingkungan TNI-AD yang terserap dalam satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) NTT-Timtim yang ditempatkan pada 59 pos perbatasan, kata Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Kol Inf APJ Noch Bola di Kupang, Jumat (24/03).

Komposisi pasukan tersebut juga sempat disampaikan Danrem Wirasakti kepada Panglima TNI, Marsekal Djoko Suyatno ketika bersama KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso, KSAL Laksamana Slamet Subiyanto serta sejumlah perwira tinggi Mabes TNI berkunjung ke wilayah perbatasan NTT-Timtim, Kamis (23/03).

Danrem Bola mengatakan, pasukan tersebut sudah cukup memadai untuk menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan kedua negara, namun letak pos penjagaan sangat berjauhan antara satu pos dengan pos lainnya sehingga ruang tersebut sering dimanfaatkan penduduk kedua negara yang bermukim di perbatasan untuk melakukan aksi penyelundupan melalui jalan-jalan tikus.

Situasi ini, kata dia, diperparah lagi dengan tidak adanya sarana jalan yang menghubungkan satu pos dengan pos yang lain sehingga perlu mendapat pertimbangan dari Mabes TNI untuk membuka sarana jalan guna memudahkan prajurit dalam melakukan koordinasi dalam menjaga wilayah perbatasan.

Danrem juga mengemukakan bahwa sejumlah batas wilayah darat antara kedua negara masih bermasalah sehingga diklaim oleh penduduk kedua negara sebagai bagian dari teritorinya.

"Sering terjadi benturan antarpenduduk kedua negara akibat belum adanya patok perbatasan yang jelas menyangkut batas negara. Kami harapkan Departemen Luar Negeri segera melakukan perundingan dengan pemerintah Timtim untuk segera menetapkan tapal batas negara secara permanen," ujarnya.

Hal ini penting untuk menghindari ketegangan antara kedua negara, karena masing-masing pihak mengklaim diri sebagai pemilik sah atas lahan tersebut, ujarnya.

Ketika Timor Timur masih menjadi bagian dari NKRI, penduduknya berkebun di dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), namun karena Timtim sudah menjadi sebuah negara maka patok batas wilayah negara perlu dipertegas dalam satu keputusan resmi antarnegara guna menghindari pergeseran-pergeseran antarpenduduk di wilayah perbatasan.

Menyangkut masalah ini, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyatno, sebelumnya mengatakan akan membicarakan lebih lanjut dengan departemen terkait di Jakarta untuk segera menetapkan batas wilayah darat negara secara permanen.

"Masalah-masalah yang dikemukakan Danrem (Wirasakti) akan kita bicarakan lebih lanjut dengan departemen terkait di Jakarta," kata jenderal bintang empat dari Angkatan Udara itu. (*/lpk)




Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Ajak warga bergembira, Risma arak Piala EBA keliling Surabaya
  • Menikmati gajah Sumatera dan kuda poni di parade satwa Ragunan
  • Dinobatkan sebagai boyband paling ngetop, bukti solid SMASH
  • Abah Anom tabib caleg stres mengaku karib Tommy Soeharto
  • Kemendag ngotot tak sekongkol dengan kartel bawang putih
  • Polisi jaga ketat gereja yang didekatnya ditemukan bahan peledak
  • Jemaat gereja di Amerika bikin gambar besar Yesus dari kapur
  • Bappilu PPP sebut hasil Rapimnas Kubu Romi bodong
  • Pramono Edhie sebut koalisi Demokrat bukan bagi-bagi kekuasaan
  • Pemilu legislatif juga buat istri dan saudara caleg ikutan stres
  • SHOW MORE