Georgia Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Moskow

Sumber : | Jumat, 29 Agustus 2008 08:43




Georgia Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Moskow
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Parlemen Georgia Kamis minta pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Moskow karena "pendudukan wilayah Georgia" oleh Rusia.

Para anggota parlemen dengan suara bulat menyetujui resolusi yang "memerintahkan kekuasaan eksekutif untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Federasi Rusia".

Mereka juga mengatakan bahwa "pasukan bersenjata Rusia, termasuk yang disebut penjaga perdamaiannya, dinyatakan sebagai pasukan bersenjata yang menduduki".

Resolusi itu tidak-mengikat dan keputusan akhir terletak pada pemerintah.

Resolusi itu disahkan satu hari setelah Georgia menurunkan hubungannya dengan Rusia dan menarik semua kecuali dua diplomatnya dari kedutaan besarnya di Moskow.

Tindakan itu merupakan balasan atas keputusan Rusia untuk mengakui dua wilayah Georgia yang memisahkan diri, Abkhazia dan Ossetia Selatan sebagai negara merdeka.

Resolusi itu, berjudul "Mengenai Pendudukan Wilayah Georgia oleh Federasi Rusia", juga mengatakan bahwa Abkhazia dan Ossetia Selatan diduduki oleh Rusia dan menyatakan komitmen Georgia pada perjanjian gencatan senjata.

Resolusi itu menyatakan unit militer asing di Georgia sebagai "unit militer tidak sah" dan minta pada pemerintah untuk membatalkan perjanjian sebelumnya yang membolehkan penjaga perdamaian Rusia beroperasi di kedua wilayah itu.

Resolusi itu juga minta penuntut umum Georgia "untuk memeriksa fakta pembersihan etnik yang dilakukan oleh Federasi Rusia" di wilayah Georgia.

Georgia dan Rusia telah saling tuduh pembersihan etnik di Ossetia Selatan selama konflik.

"Tidaklah mungkin untuk mempertahankan hubungan diplomatik dengan sebuah negara yang menduduki wilayah kami," wakil ketua parlemen Gigi Tsereteli, dari partai Gerakan Persatuan Nasional yang berkuasa, mengatakan dalam pembahasan mengenai resolusi itu yang disiarkan televisi.

Ratusan ribu warga Georgia tinggal di Rusia tapi tidak jelas apakah pemutusan hubungan diplomatik itu akan membiarkan mereka tanpa layanan konsuler.

Rusia telah mengirim tank dan tentara di wilayah Georgia sebagai balasan pada serangan Georgia 7 Agustus untuk merebut kembali Ossetia Selatan.

Moskow telah menarik bagian terbesar dari pasukannya dari Georgia Jumat berdasar perjanjian gencatan senjata yang diperantarai-Perancis, tapi ribuan tentara Rusia masih dikerahkan di dua wilayah pemberontak itu dan di "zona penyangga" di sekeliling wilayah itu.(*/bee)

Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Teknologi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ganjar Pranowo minta pengoplos pupuk dijerat dengan UU Korupsi
  • Menakar kekuatan 5 jurnalis melawan Risma di Pilwali Surabaya
  • 7-0! Ini 7 fitur top Galaxy S6 yang tak dimiliki iPhone 6
  • Istana sadar eksekusi 'Bali Nine' bikin hubungan RI-Australia retak
  • Ganjar ngamuk saat sidak temui 170 lampu di Pantura padam
  • Akhirnya! Revalina S Temat akui bakal segera menikah
  • Tentara ini tembak kaleng di atas bahu temannya dari jarak 50 meter
  • Beredar video satire ajakan agar pejabat korupsi
  • Mau tahu penerus Internet Explorer dari Microsoft? Tonton video ini!
  • Anggota tim 9 sesalkan sikap Ruki limpahkan kasus BG ke Kejagung
  • SHOW MORE