DK PBB Minta Irak - Kuwait Kerja Sama Terkait Perang Teluk 1990

Sumber : | Jumat, 23 Oktober 2009 12:31

DK PBB Minta Irak - Kuwait Kerja Sama Terkait Perang Teluk 1990
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Dewan Keamanan (DK) PBB Kamis menyeru Irak dan Kuwait untuk melipatgandakan upaya mereka dalam mencari orang dan harta yang hilang sejak Perang Teluk 1990.

Duta Besar Vietnam di PBB Le Luong Minh, yang memegang jabatan bergilir presiden DK bulan Oktober, mengatakan dalam satu pernyataan yang dibacakan kepada pers di Markas PBB di New York, Amerika Serikat, kemajuan di bidang itu "akan kian memperkuat hubungan persahabatan antara Irak dan Kuwait".

"Anggota DK menyatakan bahwa kemajuan terbatas telah dicapai dalam mengidentifikasi kerangka manusia" dalam beberapa bulan belakangan, katanya.

Mereka juga menyatakan bahwa tak ada kemajuan yang telah dicapai dalam menjelaskan nasib arsip nasional Kuwait, katanya. Namun, DK, yang memiliki 15 anggota, menyambut baik pengembalian oleh pemerintah Irak mata uang dan cap pos kepada Kuwait.

"Anggota DK juga menyambut baik Rencana Aksi Pemerintah Irak mengenai kegiatan pengawasan, termasuk pengiriman tim teknis ke tempat pemakaman dan persiapan mereka untuk melakukan penggalian, dan sangat menantikan pelaksanaannya dalam beberapa bulan ke depan," katanya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan menyusul pertemuan tertutup DK dengan Duta Besar Gennady Tarasov, Koordinator Tinggi Sekretaris Jenderal PBB urusan warga negara Kuwait dan negara ketiga yang hilang serta pengembalian harta Kuwait.

Tarasov memberi penjelasan kepada semua anggota DK mengenai laporan paling akhir Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. Di dalam laporan tersebut, ia menyatakan beberapa bulan belakangan telah membawa sebagian "petunjuk awal mengenai gerakan" dalam masalah itu.

"Namun kemajuan tetap rapuh. tugas utama menemukan dan mengidentifikasi korban dan, akhirnya, penutupan fail mereka terbentang di depan," tulis Ban. Ia menambahkan sasaran itu hanya dapat dicapai melalui peningkatan kerja sama antara kedua negara tersebut.

Dalam pernyataannya, DK juga menyampaikan dukungan bagi usul Sekretaris Jenderal bagi masa pembangunan saling kepercayaan dan kerja sama", guna lebih mendorong semua pihak agar mencapai kemajuan.

DK juga setuju untuk mendanai berlanjutnya kegiatan koordinator tinggi tersebut bagi tambahan delapan bulan.(kpl/bee)

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Agar tegar, Mary Jane diberikan Rosario dari pemerintah Filipina
  • Diduga terserang jantung, mantan Gubernur Jateng Soewardi wafat
  • Lagi sidang etik, ketua & komisioner KY urung diperiksa Bareskrim
  • Tantowi sebut pemblokiran situs radikal berbeda dengan situs porno
  • Diduga overdosis, pria pengangguran ditemukan tewas setengah bugil
  • Ahmad tewas ditembak begal pakai revolver dari jarak 30 cm
  • La Nyalla dicecar 50 pertanyaan soal korupsi dana hibah Rp 20 M
  • Pulang dari toko mainan, Ahmad tewas ditembak begal motor
  • Tragis, Indonesia gagal lolos ke Piala Asia U-23
  • JK: Australia harus pahami hukuman mati di Indonesia
  • SHOW MORE