Yusril akan berikan solusi Polri hadapi KPK
Merdeka.com - Mabes Polri melalui Divisi Hukum (Divkum) mengundang mantan Menteri Hukum dan Ham, Yusril Ihza Mahendra terkait kasus simulator SIM yang melibatkan Irjen Pol Djoko Susilo. Yusril mengaku akan memberikan solusi untuk Polri dengan KPK.
"Kabareskrim (Komjen Sutarman) undang saya, untuk konsultasi analisis permasalahan antara Mabes Polri dengan KPK, nanti akan saya terangkan bagaimana caranya mengatasi masalah ini," ujar Yusril kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (6/7).
Kuasa hukum Djoko Susilo, Juniver Girsang juga datang ke Divkum Polri. Namun Yusril menolak bila akan berkoordinasi dengan Juniver, atau menjadi kuasa hukum Djoko Susilo.
"Jangan mengada-ada, pokoknya saya dipanggil untuk konsultasi dengan Kapolri dan Kabareskrim untuk menjelaskan jalan keluarnya," jelas Yusril.
Undangan kepada Yusril tersebut merupakan antisipasi Polri untuk mempersiapkan upaya hukum jika sewaktu-waktu KPK atau pihak lainnya menuntut Polri atas perebutan kasus simulator SIM di meja peradilan.
Apalagi beberapa hari yang lalu, Kabareskrim telah dengan tegas tidak akan menyerahkan penyidikan yang melibatkan Irjen Pol Djoko Susilo ini kepada KPK. Bahkan Sutarman ini mempersilakan KPK dan pihak yang keberatan lainnya menuntut Polri.
"Selama Polri punya bukti cukup, saksi cukup tidak ada ruang menghentikan penyelidikan dan penyidikan. Kecuali ada gugatan bahwa Polri tidak punya wewenang penyidikan melalui peradilan silakan, kalau keputusan pengadilan Polri tidak berwenang maka saya akan menyerahkan pada KPK" ujar Komjen Pol Sutarman saat itu dengan berapi-api, beberapa waktu lalu. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya