Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waspada penipuan masuk Akademi Kepolisian

Waspada penipuan masuk Akademi Kepolisian merdeka.com/AFP

Merdeka.com - Kasus penipuan untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol) terjadi lagi. Kali ini si pelaku mencatut nama pejabat di Polri untuk menipu pemuda yang berminat masuk Akpol di wilayah Bengkulu.

"Kali ini terjadi di Bengkulu, yang bersangkutan mengaku atas nama Kepala Biro SDM Polda Bengkulu. Dia mengatakan bisa membantu, menjamin kelulusan anaknya calon peserta Taruna Akpol" ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Muhammad Taufik kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (11/6).

Dari kasus tersebut ditangkap lima orang tersangka yang diduga kenal dengan keluarga korban kemudian melakukan kontak. Kelima tersangka tersebut dibekuk di Karang Tengah, Cianjur.

"Tanggal 7 Juni yang lalu sudah melakukan penangkapan calo di Karang Tengah, Cianjur. Dia menelepon korban yang di Bengkulu. Bukan hanya satu orang, ada 5 orang tersangka AA alias T, H, A alis M,A alias U, AI alias I, Pernah kenal antara si korban dengan pelaku," papar Taufik.

Taufik juga menjelaskan dari penipuan tersebut pelaku diperkirakan pelaku meraup ratusan juta rupiah. Kini kelima tersangka ditahan di Polda Bengkulu.

"Jadi si pelaku meyakinkan korban bisa membantu meloloskan dengan menyiapkan senilai 150-300 juta. Saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan penahanan di Polda bengkulu dan dalam proses penyidikan lebih lanjut," tutupnya.

Dalam kesempatan ini lagi lagi polisi menegaskan kepada masyarakat bahwa penerimaan Akpol tidak dipungut biaya melainkan berdasarkan kemampuan akademik dan fisik peserta. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP