Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga usir penambang liar di hilir Merapi

Warga usir penambang liar di hilir Merapi Ilustrasi. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Puluhan warga di bantaran Kali Opak yang merupakan hilir sungai Gunung Merapi tepatnya Dusun Sanden, Selomartani, Kalasan, Sleman, DIY mengusir paksa para penambang liar.

Pengusiran dilakukan karena warga menganggap aktivitas penambangan liar telah menyebabkan kerusakan parah di sepanjang alur sungai. Sebab awal mula alur sungai sebelum maraknya penambangan mempunyai lebar 40 meter lebih. Namun saat ini kelebaran sungai bertambah sekitar 50 meter lebih.

Kepala Dukuh Sanden Junaedi menyatakan kerusakan terdapat di sepanjang alur sungai yang berada di wilayahnya mencapai panjang satu kilometer. Di beberapa titik, bibir sungai yang asli telah bergeser dari semula mencapai hingga 15 meter ke tepian.

Penambangan liar yang marak itu tidak hanya merusak alur sungai saja. Namun, juga telah mengakibatkan hilangnya beberapa lahan pertanian milik warga disekitar alur sungai. "Saya sudah kehilangan lebih dari 500 meter lahan," ujar seorang warga, Sutrisno di lokasi Sabtu (5/5).

Sebetulnya warga sudah memberikan teguran kepada para penambang. Namun, karena tidak digubris warga merasa kesal dan akhirnya bertindak sendiri. Apalagi, beberapa penambang liar itu datang dari luar daerah dusun dan desa.

Puncak kekesalan warga terjadi siang sampai petang tadi, puluhan warga langsung melakukan pengusiran terhadap para penambang. Saat itu sebanyak tiga armada truk penambang berhasil diusir. Dengan penjagaan beberapa petugas para penambang langsung meninggalkan wilayah Kali Opak tanpa ada perlawanan. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP