Warga ikut bantu padamkan api yang berkobar di gereja GBI, Bantul
Merdeka.com - Aksi pembakaran GBI (Gereja Baptis Indonesia) Saman yang terletak di Bangunharjo, Sewon, Bantul yang terjadi pada Senin (21/7) bisa segera dipadamkan karena bantuan dari warga sekitar. Pendeta GBI, Joni teguh Haryadi mengaku, saat kejadian sedang tidak berada di rumahnya yang terletak di belakang gereja.
Saat itu, katanya, dia dan keluarga sedang mengungsi karena sebelumnya ada sekelompok ormas Islam yang mendatangi gereja.
"Saya waktu kejadian tidak di tempat, justru yang memadamkan api itu warga sekitar sini," katanya pada merdeka.com, Selasa (21/7).
Hal tersebut dibenarkan oleh Ratno, warga yang tinggal di sebelah gereja. Saat terjadi kebakaran warga sekitar gereja lah yang justru membantu memadamkan api.
"Warga di sini yang memadamkan, untung segera diketahui warga apinya," terangnya.
Menurut Ratno, selama ini gereja tersebut tidak pernah bermasalah dengan warga. Mereka hidup berdampingan dengan aman dan nyaman. Bahkan sekitar 200 meter dari gereja ada sebuah masjid.
"Nggak ada masalah, saya warga pendatang, waktu pindah ke sini, gereja ini sudah ada. Tidak pernah ada masalah, aman-aman saja," tambahnya.
Hal serupa juga diungkapkan Uge Musrianto, warga setempat yang juga jemaat GBI Saman. Menurutnya, selama ini gereja tidak ada masalah dengan warga sekitar, dia pun secara pribadi akrab dengan warga yang berasal dari beragam agama.
"Saya itu sebelum kejadian sempat ronda dengan warga, mereka itu malah bilang, kenapa harus ada yang mendatangi seperti itu, warga saja nggak masalah. Mereka menyayangkan kenapa harus ada kejadian seperti ini," tandasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya