Wali kota Padang pimpin pembongkaran warung maksiat

Reporter : Baiquni | Kamis, 21 Maret 2013 01:00




Wali kota Padang pimpin pembongkaran warung maksiat
Razia 17 pasangan mesum. ©2013 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Wali Kota Fauzi Bahar turun langsung ke lapangan memimpin pembongkaran warung yang berjejer di pinggiran jalan Bukit Lampu Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Selatan, karena dijadikan tempat maksiat bagi pasangan remaja.

Razia mendadak yang digelar Wali Kota Padang, sepulang dari menghadiri acara peresmian operasional KMP Gambolo yang melayani penumpang rute Padang-Mentawai di Dermaga Bungus Teluk Kabung Padang, Rabu dini hari.

Fauzi turun dari mobil dinasnya yang sudah diganti pelat polisi dari merah ke hitam itu, menengok ke warung yang ada sisi kiri dan kanan jalan jalur Bungus-Padang tersebut.

Setelah melihat lebih dekat, ternyata bukan saja warung kecil di pinggir jalan. Di lereng tebing ada pula pondok sederhana beratap seng, berlantai papan dan berdinding plastik.

Wali Kota melihat pondok-pondok yang di dalamnya punya sekat-sekat untuk ukuran dua orang tersebut, langsung memerintahkan pemilik warung dan personel Dinas Perhubungan Padang membongkarnya.

Satu per satu bangunan yang hanya bermaterialkan kayu, papan dan atap seng serta plastik itu dibongkar dan sebagian dirubuhkan ke lereng setelah satu kompi personel Satpol PP dikerahkan ke kawasan itu.

Kemudian Camat Lubuk Begalung diperintahkan langsung mendata warung-warung warga yang dirubuhkan serta nama pemiliknya, karena mereka akan diberikan satu kios untuk berjualan di Pasar Raya Padang.

Razia mendadak yang dilakukan orang nomor satu Padang itu, tidak mendapat perlawanan. Sehingga, sebanyak enam warung berhasil dirubuhkan.

Fauzi mengatakan, penertiban warung-warung yang syarat maksiat ini terus dilakukan dan pemiliknya akan diberi satu kios di Pasar Raya Padang.

Jadi, pembongkaran warung-warung lokasi maksiat dilakukan bukan tanpa solusi terhadap pemiliknya. Mereka nanti akan diberi satu kios di Pasar Raya Padang, sehingga bisa berjualan berdagang dengan benar.

Menurut dia, ketimbang mereka berjualan untuk memenuhi nafkah keluarga dengan cara membuka tempat maksiat, tentu lebih baik berjualan di pasar dan hasil diraih halal.

Keberadaan warung-warung maksiat bukan saja meresahkan masyarakat di Padang, tapi termasuk para perantau Minang yang sering mengirimkan pesan singkat melalui seluler.

"Saya sudah sering menerima pesan singkat dari perantau, bahkan ada yang langsung menyampaikan persoalan maksiat di wilayah Padang, kian memprihatinkan," ujarnya dikutip Antara, Rabu (20/3).

Fauzi menegaskan, pemberantasan maksiat harus menjadi perhatian bersama bagi semua pihak, bukan saja pemerintah kota tetapi termasuk kesadaran masyarakat sendiri.

Sebab, bila maksiat kian merebak tentu bencana mudah datang di daerah ini, makanya warung-warung yang dijadikan tempat maksiat harus dibersihkan.

"Kita bukan melarang warga untuk membuka usaha, tapi kalau ada menyediakan tempat mesum harus dibongkar. Lokasi Bukit Lampu rencana dikembangkan untuk kawasan wisata," katanya.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Prostitusi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • [Video] trailer terakhir 'INTERSTELLAR', penuh ketegangan!
  • Jokowi sudah duga Koalisi Merah Putih bakal kuasai pimpinan DPR
  • Indonesia berambisi jadi basis ekspor Asia Pasifik
  • 5 Alasan untuk mengunjungi Korea Selatan di musim gugur
  • Shireen Sungkar bisa bedakan tangis bayinya, lapar atau pipis
  • Soal uang terkuras di Vietnam,BCA sudah selesaikan dengan korban
  • Hari Batik Nasional, DIY pecahkan rekor MURI membatik 3.000 M
  • Ibu Ani ingatkan SBY agar tak lupa pakai batik yang disiapkannya
  • Awas, merokok ganja bisa picu serangan jantung!
  • Nico Siahaan: Lebih besar gaji MC daripada DPR
  • SHOW MORE