Video TKW Kendal dianiaya majikan beredar di Youtube
Merdeka.com - Sebuah video berisi adegan penganiayaan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kendal, Jawa Tengah marak beredar di jejaring sosial dan situs youtube. TKW yang kemudian diketahui bernama Siti Inayatus Sholehah (21) warga Desa Korowelang Anyar RT 02 RW III, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ini, langsung mendapat perhatian dari sejumlah netizen.
Korban yang bekerja di Taiwan ini merekam penganiayaan yang dialami dan kemudian menyebarkannya di youtube dan media jejaring sosial.
Kabid Transmigrasi, Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Kabupaten Kendal, Supardi saat dikonfirmasi merdeka.com membenarkan jika video yang berdear di youtube dengan itu adalah TKW asal Kendal.
"Kabar tersebut sudah kami dapat beberapa waktu lalu, dan benar korban penganiayaan dalam video tersebut adalah Siti," ungkapnya.
Dalam adegan yang berhasil direkam , seorang wanita tua yang diduga majikan Siti tega memukul dan menganiaya. Bahkan kaos Siti sempat ditarik, mulut Siti pun menjadi sasaran dengan disumpal kain berwarna putih.
Menanggapi video penganiayaan ini, Supardi menyatakan rencananya dinas terkait akan memanggil pihak keluarga dan PJTKI tempat Siti diberangkatkan.
"Besok kami akan memanggil pihak keluarga, PJTKI dan Kades setempat untuk mediasi," jelasnya.
Supardi menjelaskan, Siti berangkat ke Taiwan empat bulan yang lalu melalui PJTKI PT Dewi Pengayon Bangsa, yang ada di Pegandon. Setelah diberangkatkan, Siti bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ditempat kerjanya, Siti dianiaya majikan korban.
Kemungkinan TKW yang bersangkutan jengah dan bosan terus dianiaya dan ia pun memberanikan diri merekam penganiayaan yang dialami dengan ponsel miliknya.
"Setelah direkam, rekamannya dikirim kepada sala satu rekan TKW melalui akun facebook kemudian disebarkan di Youtube," tuturnya.
Usai mendapatkan laporan dan mengonfirmasi pihak keluarga, pihak keluarga meminta agar Siti secepatnya dipulangkan ke Indonesia. Diduga Siti dianiaya lantaran memiliki keterbatasan bahasa sehingga menyulitkan komunikasi.
"Saat ini aksi pihak majikan telah diketahui pemerintah setempat. Kami juga sedang berusaha untuk memulangkan Siti," pungkasnya.
Video penganiayaan TKW asal Kendal ini juga sudah ditayangkan di sejumlah stasiun televisi di Taiwan dan mendapat reaksi keras dari pemerintah setempat. Pihak keluarga Siti di Korowelang masih belum dapat dikonfirmasi terkait beredarnya video penganiayaan ini.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya