Video adegan ranjang 22 menit gegerkan Surabaya

Reporter : Moch. Andriansyah | Rabu, 18 April 2012 17:56




Video adegan ranjang 22 menit gegerkan Surabaya
Pornografi Ponsel. merdeka.com/NBCChicago.com

Merdeka.com - Apes, lantaran gaptek, rekaman hubungan intim dengan sang pacar menyebar luas. Kejadian itu terjadi ketika handphone (HP) milik Djito (31) warga Jalan Bogorame Surabaya, Jawa Timur digadaikan tanpa menghapus rekaman adegan ranjangnya dengan sang pacar.

Karena keteledorannya, pria yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu akhirnya berurusan dengan polisi. Dia kami tangkap ketika usai mlakukan penyidikan rekaman adegan suami istri berdurasi 22 menit tersebut, kata seorang anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (18/4) di Mapolrestabes Surabaya.

Selain menangkap Djito, polisi juga menangkap tersangka Supri (39), warga Jalan Manyar, Surabaya. Supri adalah penyebar rekaman video porno antara Djito dan Evin, yang sama-sama bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sebuah rumah di Jalan Pucang Adi, Surabaya.

Tersangka Supri ini bekerja sebagai pedagang. Dia yang menyebarkan video porno yang ada di HP Djito setelah menerima gadai HP milik Djito, lanjut anggota Resmob tersebut.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti menceritakan, modus operandi kejahatan yang dilakukan dua lelaki ini adalah memindah rekaman video syur tersebut dari HP Djito ke HP milik Supri dengan cara membluetooth. Oleh tersangka Supri, video yang berisi adegan suami istri antara Djito dan Evin ini, disebarkan ke beberapa teman Supri, terang Suparti.

Sementara itu, tersangka Djito mengaku kepada penyidik, saat merekam adegan intim dengan Evin dengan HP miliknya, Evin tidak mengetahuinya. Terus karena butuh uang, HP saya pinjamkan ke Supri. Saya sendiri juga tidak tahu kalau rekamannya belum terhapus dan disebarkan sama Supri, aku Djito di hadapan penyidik.

Karena perbuatan kedua pria ini, polisi menjeratnya dengan Pasal 29 subsider 32 UU No 44 tahun 2009 tentang pornografi. "Kedua tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara, tegas Suparti menutup pembicaraan.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Video Porno

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Kicau curhatan para seleb pengisi suara Despicable Me 2
  • Polda Metro akan perketat pengamanan di MK
  • Keiritan konsumsi BBM Nissan X-Trail terbaru hingga 16,4 km/liter!
  • Joko Anwar dan Rachel Maryam terlibat twitwar terkait pilpres
  • Tim DVI Polri jemput data ante mortem ke Belanda
  • Tak ada ampun buat penjual daging sapi dicampur celeng
  • Polisi terus beri pengamanan ekstra untuk Jokowi & JK
  • Sopir bus angkutan Lebaran di Terminal Tirtonadi dites urine
  • Ketua umum PBNU sayangkan sikap Prabowo tolak hasil pilpres
  • Jokowi potong tumpeng raksasa, warga rebutan terong & tomat
  • SHOW MORE