Usai sahur, Polin nekat gantung diri di pohon Jambu
Merdeka.com - Polin Sutiono (29), nekat gantung diri di pohon jambu belakang rumah pamannya di di Jalan Tenggilis Mejoyo Timur Dalam Blok V, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/8) sekitar pukul 03.45 WIB. Polin diduga stres karena penyakit kulit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Petugas Polsek Tenggilis dan Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya yang mendapat laporan, langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolsek Tenggilis, Kompol Nurhalim mengaku belum bisa memastikan penyebab pria 29 tahun itu gantung diri.
"Kita akan meminta keterangan dulu dari pihak keluarga, kalau korban stres kita juga harus mengetahui apa sudah ada surat dari dokter mengenai pemberitahuan kalau stres," kata Nurhalim di lokasi kejadian.
Setelah olah TKP dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi dari pohon jambu dan dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk diotopsi.
Pantauan merdeka di lokasi, korban menggunakan kabel telepon untuk menggantung dirinya sendiri. Kabel itu diikatkan di pohon jambu di belakang kamar mandi rumah sang paman.
Korban menggunakan kaleng cat berukuran 50 kg untuk mencapai kabel itu. Paman korban, Joko, tidak menduga keponakannya itu nekat gantung diri.
Sebab, usai makan sahur, Joko dan keluarganya yang lain masih melihat korban tidur di kamarnya. Namun, saat Joko keluar rumah untuk membuat nasi lontong Polin sudah tidak ada di kamar.
"Tadi itu tidur, setelah saya bikin lontong, Polin sudah tidak ada. Setelah dicari-cari, tahu-tahu kita temukan gantung diri di pohon jambu," kata Joko
Joko menduga keponakannya nekat bunuh diri karena stres penyakit kulit yang dideritanya tak kunjung sembuh meski sudah berobat ke dokter. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya