Ungkap korupsi Alquran, KPK malah dituduh cari sensasi
Merdeka.com - KPK saat ini tengah mengusut dugaan suap pengadaan Alquran di Kemenag tahun 2011-2012. Namun langkah KPK ini malah dituduh mencari sensasi belaka. Kok bisa?
"Jadi KPK tinggal pilih mata anggaran mana saja yang mau dikorup, dalam hal ini KPK harusnya punya penegakan hukum yang masuk akal yang lebih bermanfaat," ujar koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, Jakarta, Sabtu (30/6).
Dia melihat korupsi Alquran hanya mencari sensasi karena masalah ini sudah berjalan lama. Kalau pun ingin ditangkap pelakunya, tinggal ditangkap saja.
"Pertanyaannya adalah kenapa KPK memilih yang Alquran. Bukan yang lain. Ada apa di balik semua ini. Bahwa itu korupsinya 100 % ya memang. Karena semua anggaran itu kan di mark up paling sedikit itu 200 %. Jadi sudah pasti ada korupnya," terangnya.
Untuk itu, dia berharap KPK harus menegakkan politik penegakan hukumnya secara proporsional dan lebih bermanfaat dalam pemberantasan korupsi. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya