Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tunggak SPP, ijazah 3 siswi SMK ditahan sekolah

Tunggak SPP, ijazah 3 siswi SMK ditahan sekolah ujian nasional. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - SMK Mahardhika Surabaya menahan tiga ijazah siswinya karena masih menunggak bayaran sekolah alias SPP. Tiga siswi jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi itu adalah Rizky Maulidiyah, Dea Intan Juniartha dan Dita Eriyanti.

Karena ijazah ditahan ketiganya pun tidak bisa segera mencari kerja. Padahal mereka terdesak kebutuhan ekonomi. Rizky menunggak SPP Rp 415 ribu, sementara Dea dan Dita masing-masing Rp 1,3 juta dan dua juta.

Beruntung akhirnya sebuah gerakan bernama Komunitas Tolong Menolong atau KTM menolong tiga gadis ini. Gerakan sosial ini mengumpulkan dana untuk 'membebaskan' ijazah ketiganya. Tapi setelah bertemu dan berdialog dengan kepala sekolah, mereka bisa mendapatkan ijazah dengan gratis.

"Setelah berdialog, SMK Mahardhika menggratiskan tunggakan ketiga siswi yang belum terbayar," kata koordinator KTM Daniel Rorong saat mendampingi , Kamis (19/7).

Pihak sekolah hanya meminta kartu keluarga miskin (Gakin), sebagai bukti kalau mereka tidak mampu membayar tunggakan uang sekolah. Kepala Sekolah SMK Mahardhika Rachmad Wibowo berjanji akan membenahi sistem manajemen internal.

Setelah mendapatkan ijazah, Dea dan Dita menangis haru sambil berpelukan. Uang hasil sumbangan dari KTM pun diserahkan sebagai modal bagi ketiganya membeli pakaian layak dan kebutuhan mencari kerja. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP