Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trio Meninggal Sehari Setelah Divaksin AstraZeneca, Epidemiolog Usul Lakukan Autopsi

Trio Meninggal Sehari Setelah Divaksin AstraZeneca, Epidemiolog Usul Lakukan Autopsi Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan dan Komisi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) masih melakukan investigasi penyebab kematian Trio Fauqi Firdaus (22). Trio meninggal sehari setelah menerima vaksin AstraZeneca.

Epidemiolog sekaligus anggota DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, menilai terlalu dini menyimpulkan kematian Trio akibat vaksin AstraZeneca. Menurutnya, perlu ada autopsi oleh pihak terkait untuk memastikan penyebab utama Trio meninggal.

"Ada yang namanya co-incidence misalnya saya batuk lalu gunung merapi meletus. Untuk memastikan, harusnya dilakukan autopsi," ucap Gilbert, Selasa (11/5).

Anggota DPRD dari fraksi PDIP itu menuturkan vaksin AstraZeneca sudah digunakan di beberapa negara. Meski terdapat kejadian tidak diharapkan, menurut Gilbert hal itu masih dalam persentase sesuai uji klinis, dan masih aman sesuai kriteria WHO.

Gilbert meminta agar semua pihak menahan diri untuk tidak menyampaikan pernyataan bahwa kematian Trio berkaitan vaksinasi Covid-19. Sebab yang berwenang dalam hal ini adalah Satgas Gugus Tugas Covid-19 dan Komisi KIPI.

Karena itulah, dia mendesak agar Satgas Gugus Tugas Covid-19 dan Komisi KIPI segera mempublikasi KIPI yang dialami Trio.

"Penjelasan secara ilmiah perlu. Sebaiknya Gugus Tugas Covid yang menjelaskan setelah mereka lakukan audit medis," jelasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP