Transaksi sabu, seorang nelayan di Tanjung Balai ditangkap BNN

Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi | Selasa, 3 September 2013 13:05




Transaksi sabu, seorang nelayan di Tanjung Balai ditangkap BNN
Nelayan bawa sabu. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - SS (49), seorang nelayan di Tanjung Balai, Sumatera Utara, dibekuk petugas BNN saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu, Jumat (25/8) lalu. SS ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 6,9 kg yang diselundupkan dari Malaysia menggunakan kapal nelayan di perairan Selat Malaka.

Kepala Bagian Humas BNN, Sumirat Dwiyanto mengatakan, SS ditangkap atas kepemilikan kapal yang digunakan olehnya untuk mengangkut sabu dari Malaysia ke Tanjung Balai, Sumatera Utara. Sebelum menangkap SS, BNN berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial I dan JS di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

"Penangkapan ini dari hasil pengembangan. Dari hasil pemeriksaan SS itu transaksi narkoba di laut menggunakan perahu nelayan miliknya," papar Sumirat di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (3/9).

Sumirat menjelaskan, dari pengakuan SS, dia menerima imbalan sebesar Rp 35 juta per kilogramnya. SS juga mengaku nekat melakukan bisnis haram tersebut untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Padahal penghasilan dari hasil nelayan sehari dia menghasilkan Rp 500 ribu sehari. Uang tersebut kurang untuk menghidupi ke tujuh anaknya," jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, SS mengaku dirinya mendapatkan perintah dari seorang warga Malaysia, untuk mengambil sabu yang diantar seseorang melalui jalur laut.

"Sistemnya ketemu di tengah laut, lalu kita saling tukar barang dengan kapal nelayan lainnya. Saya nggak saling kenal dengan orang yang di kapal yang bawa sabu," ungkap SS.

Dikatakan SS, bisnis seperti ini baru pertama kali dia jalani. Dia mengaku khilaf dan tergiur dengan tawaran upah yang diiming-imingi seorang DPO, WN Malaysia.

"Saya tergiur tapi sudah terlanjur," tandasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, dan Pasal 112 ayat (2), UU Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

[lia]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Narkoba

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Kepergok curi motor, Udin tewas dihajar pedagang Pasar Babakan
  • Soal menteri dan jubir presiden, Jokowi minta masukan Pemred
  • Polisi periksa teknisi terkait Transjakarta terbakar di Al Azhar
  • Wow, ternyata kaki dan tangan Ruben Onsu bernilai fantastis!
  • Ini alasan jika Jokowi pertahankan 19 kementerian era SBY
  • Militan Afghanistan kemungkinan bakal gabung dengan ISIS
  • Rumah eks bupati Bangka disatroni maling, perhiasan digondol
  • Google-Vint Cerf akhirnya dapat temui komunitas ICT Indonesia
  • Usai diperkosa kakak ipar, ABG Astuti dicekoki racun serangga
  • Kena PHP, Ariel Tatum: Aku sama Al temenan
  • SHOW MORE