Tragedi hilangnya Sukhoi di Gunung Salak

Reporter : Mustiana Lestari | Kamis, 10 Mei 2012 06:00




Tragedi hilangnya Sukhoi di Gunung Salak
ilustrasi perkiraan sukhoi jatuh. merdeka.com/ilustrasi-djokopoerwanto-googlemaps

Merdeka.com - Suka cita menaiki pesawat Sukhoi Super Jet 100 justru berujung duka. Setelah pesawat itu lepas landas dari Halim Perdanakusuma Rabu (9/5) siang, hingga kini keberadaannya tak diketahui. Pesawat buatan Rusia mengangkut 42 penumpang dan delapan kru.

Sukhoi tiba di Bandara Halim sejak Selasa (8/5), sebagai bagian dari rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah.

Di Halim, joy flight yang dilakukan Sukhoi untuk kali pertama selama 35 sampai 40 menit berjalan mulus. Namun pada saat joy flight kedua Sukhoi hilang kontak. Terakhir koordinat pesawat berada di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam joy flight ini Sukhoi mengundang 100 orang dari industri penerbangan. Banyak juga pejabat dari beberapa maskapai penerbangan Indonesia yang ikut, diantaranya Direktur Operasional Kartika Airlines Capt Aan Suhadiana dan Direktur Operasional Pelita Air Darwin Pelawi. Dua wartawan dari TransTV dan majalah Angkasa juga menjadi penumpang.

Sampai saat ini keberadadaan pesawat tersebut masih misterius. Pagi ini tim akan mulai bergerak mencari pesawat tersebut.

Berikut kronologi hilangnya Sukhoi:

Rabu (9/5) pukul 14.51 WIB
Pesawat melakukan joy flight kedua dengan mengangkut 42 penumpang dan delapan awak pesawat.

Pukul 16.40 WIB
Pesawat hilang kontak di ketinggian 6.000 M. Terakhir koordinat pesawat berada di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Pukul 19.00 WIB
Tim SAR dari Bandung dan Bogor, TNI AD, TNI AU, serta kepolisian dikerahkan untuk mencari Sukhoi.

Pukul 20.00 WIB
Pencarian pesawat dihentikan karena cuaca tidak memungkinkan.

Kamis (10/5) pagi
Tim SAR akan melanjutkan pencarian Sukhoi dibeberapa titik.

[did]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Di penjara, tahanan KPK masih dapat banyak fasilitas
  • Pembahasan revisi UU MD3 deadlock, Menkum HAM lapor ke Jokowi
  • Ini cara Menaker agar buruh tak terus demo minta kenaikan UMP
  • KPK ungkap Wawan tahanan berkocek paling tebal di rutan
  • Unsur penghinaan surat protes Akil dan Anas di rutan nihil
  • Jaksa Agung sesumbar akan lanjutkan semua kasus yang mangkrak
  • Ranking FIFA: Jerman kokoh, Inggris melompat
  • Ranking FIFA: Indonesia tempati posisi 157 dunia
  • Malam ini, Akbar Tandjung kumpulkan pengurus Wantim Golkar
  • Pakai kartu ATM jaksa, pelaku hipnotis ditangkap
  • SHOW MORE