Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tomcat juga serang tentara AS di Irak

Tomcat juga serang tentara AS di Irak Tomcat. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Fenomena tomcat belakangan ramai menjadi buah bibir di kalangan masyarakat dan media massa. Serangga beracun ini telah menyerang sejumlah warga di wilayah Indonesia.

Serangga purba yang memiliki 46 ribu lebih spesies dalam ribuan generasi itu bahkan pernah menyerang tentara Amerika Serikat yang tengah menjalani tugas militernya di Irak. Saat itu Amerika Serikat tengah menginvasi Irak.

Namun, tidak diketahui persis jumlah korban dan luka-luka yang diderita para prajurit negeri Paman Sam itu.

Direktur Lingkungan Pentagon, Maureen Sullivan, mengatakan untuk meminimalisir serangan serangga, tentara AS saat itu memiliki dua seragam.

"Sekarang kami memiliki berbagai jenis seragam dengan berbagai jenis kain," kata dia seperti dilansir armytimes, Kamis (22/3).

Selain Indonesia, tomcat juga pernah menyerang sejumlah negara lain di dunia. Serangan itu terjadi di Jepang pada 1966, Iran pada 2001, Sri Lanka 2002, Pulau Pinang Malaysia pada 2004 dan 2007.

Serangga bernama latin Paederus Fuscipes ini juga pernah menyerang India Selatan pada 2007, dan Irak pada 2008.

Dosen Hama Hutan dan Tanaman Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Noor Farikh, menyatakan, serangan tomcat terjadi karena ekosistem alam telah terganggu.

"Yang pasti karena ekosistem dan habitatnya terganggu," kata dia kepada merdeka.com, Kamis (22/3).

Menurut dia, manusia sudah mengubah habitat tempat tomcat tinggal menjadi perumahan dan bangunan lain. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP