TNI turun tangan tangani pelajar brutal

Reporter : Mardani | Jumat, 28 September 2012 06:00




TNI turun tangan tangani pelajar brutal
tawuran. merdeka.com

Merdeka.com - Entah apa yang dipikirkan para pelajar itu. Bukannya sibuk belajar untuk menuai prestasi setinggi-tingginya, mereka malah asyik tawuran dengan sesama pelajar.

Hanya karena berbeda sekolah, mereka saling serang dengan menggunakan batu dan senjata tajam. Layaknya koboi jalanan, mereka berhamburan di tengah jalan Ibu Kota untuk saling serang.

Meski kaum terpelajar, sikap yang ditunjukkan para pelajar yang hobi tawuran itu justru menunjukkan sifat buas untuk saling melukai. Bahkan, mereka tak segan untuk melukai dan membunuh pelajar yang berasal dari sekolah lain.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, dalam kurun waktu sembilan bulan 11 tawuran terjadi di wilayah hukumnya. Akibat tawuran tersebut lima pelajar tewas, dua di antaranya adalah Alawy Yusianto Putra, siswa SMAN 6 dan Deni Yanuar, siswa SMK Yayasan Karya (Yake) 66.

Aksi brutal para pelajar itu ternyata mendapat perhatian dari Pangdam Jaya Mayjen TNI E Hudawi Lubis. Jenderal bintang dua itu gerah terhadap kelakuan para pelajar itu.

Dia mengaku prihatin atas hobi tawuran yang digandrungi para pelajar itu, bahkan hingga mengakibatkan pelajar meninggal dunia. Karenanya, untuk meredam aksi tawuran antar-pelajar, Mayjen TNI E Hudawi Lubis mengaku siap menggembleng mereka soal kedisiplinan.

"Di Rindam Jaya sudah ada beberapa yayasan anak-anak sekolah yang melakukan latihan displin dan mental," kata Mayjen TNI E Hudawi Lubis di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (27/9).

Meski geram, dia mengaku tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Namun demikian, bukan berati harus berdiam diri, hal itu justru harus memotivasi semua pihak untuk mengambil langkah pencegahan.

"Kodam Jaya akan berkomunikasi dengan instansi terkait untuk mencegah jangan ada lagi tawuran," katanya.

Dia bahkan memerintahkan seluruh Kodim yang berada di bawah Kodam Jaya untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk membina para siswa agar tidak lagi tawuran. Sementara, di lingkungan Kodam Jaya sendiri, dia mengaku telah memerintahkan personelnya yang memiliki anak untuk membinanya dengan baik.

"Jangan sampai anak-anaknya ini melakukan aksi seperti yang ditayangkan di televisi. Syukur-syukur, anak-anak kita bisa mengajak teman-temannya untuk tidak melakukan perbuatan seperti itu," kata dia.

Langkah yang diambil Pangdam Jaya mendapat dukungan dari Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM). Komisioner Komnas HAM, Syafrudin Ngulma Simueluem, mengaku langkah yang diambil Pangdam Jaya harus dihargai.

"Ya asal berkontribusi yang positif, inisiatif Pangdam Jaya kita setuju, kita harus menghargai," kata Syafrudin Ngulma Simuelue kepada merdeka.com di kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (27/9).

Dia menilai, semakin banyak pihak yang memberi perhatian terhadap tawuran pelajar makan akan semakin baik. Karenanya, pihaknya mendukung penuh jika TNI berniat menggembleng para pelajar soal kedisiplinan.

Kebrutalan para pelajar hobi tawuran telah membuat geram semua pihak. Untuk membuat mereka jera, berbagai cara pun dilakukan. Salah satunya adalah yang dilakukan petugas Polsek Cengkareng kepada 22 pelajar di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (27/9).

Petugas yang saat itu tengah melintas di depan Jl Daan Mogot KM 10, Cengkareng, Jakarta Barat, menggunduli rambut 22 pelajar itu karena hendak tawuran dengan pelajar lain. Hal itu dilakukan petugas untuk memberi efek jera kepada mereka.

Pelatihan disiplin dan sikap tegas kepada para pelajar yang hobi tawuran memang layak diterapkan. Sebab, hal itu berguna bagi mereka agar menyadari apa yang dilakukannya adalah salah.

Namun, contoh perilaku dan akhlak baik dari orang tua, serta seluruh komponen bangsa juga harus diberikan kepada mereka. Sebab, sebagai ABG yang masih labil, mereka pasti meniru kelakuan orang yang lebih tua.

[dan]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Lihat Jokowi dikepung ribuan orang, Beniqno merinding
  • Bawa boneka Pikachu, pria nekat lompati pagar Gedung Putih
  • Ini identitas polisi Polres Jakut tewas dihantam Cirebon Ekspres
  • Jokowi batal umumkan menteri gara-gara peringatan KPK
  • Orang religius terbukti lebih suka nonton film porno
  • Cerita istri sewa pembunuh bayaran mutilasi suami asal Inggris
  • Menguak misteri patung kayu tertua di dunia, Shigir Idol
  • Kekerasan rumah tangga tak sekedar tinggalkan luka fisik!
  • Serangan jantung, kakek 63 tahun tewas di gerbong KA Brantas
  • Kementerian (masih) tanpa menteri
  • SHOW MORE