TNI AD: Penembakan di Lapas susah diusut, saksi tewas semua

    Reporter : Yulistyo Pratomo | Senin, 25 Maret 2013 13:43

    TNI AD: Penembakan di Lapas susah diusut, saksi tewas semua
    pembunuh bayaran sniper. shutterstock

    Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo menjelaskan perbedaan antara kasus penyerangan TNI di Polres Ogan Komelir Ulu (OKU) dan Lapas Cebongan, Sleman. Menurutnya, pada penyerangan di OKU pihak TNI sudah menemukan para pelaku yang ikut dalam aksi terekam jelas dalam kamera.

    "Saya jelaskan, kenapa investigasi OKU cepat? Kalau itu jelas pelakunya. Di OKU saya kirimkan segera tim investigasi karena terlihat anak buah saya. Saya hanya ingin bantu kepolisian dan beri penjelasan ke masyarakat seterang-terangnya. Jadi saya juga harus segera karena pelakunya memang anak buah saya," ungkap Pramono di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/3).

    Sementara, penyerangan yang terjadi di dalam Lapas hingga menewaskan empat orang tahanan sampai saat ini masih gelap. Terlebih, saksi-saksi yang menyaksikan penembakan itu seluruhnya tewas di lokasi kejadian.

    "Ini bagaimana, kita juga tidak tahu, saksinya pada mati semua begitu, ditanya bagaimana? Saya tidak boleh mendahului, nanti jadi tuduhan dong," tandasnya.

    Sebelumnya, terjadi penyerbuan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Puluhan orang menggunakan cadar dan membawa senjata api laras panjang menembak empat tahanan. Pelaku juga melukai dua orang penjaga lapas yang sedang bertugas.

    Kejadian berlangsung sekitar pukul 00.15 sampai pukul 01.30 WIB, Sabtu (23/3) dini hari, di Lapas kelas II. Pelaku menembak dengan senapan serbu jenis AK47 dan 1 pistol FN. Untuk menutupi jejaknya, para pelaku juga membawa kabur CCTV.

    Baca juga:
    Penembak 4 tahanan Lapas Sleman pakai sepatu PDL aparat
    KaBIN: Senjata penyerang Lapas Sleman bukan standar TNI
    Panglima TNI: Jika TNI terlibat, saya akan terjunkan tim
    Polisi: Eksekutor 4 tahanan di Lapas Sleman satu orang
    Pasca-penyerbuan Lapas Sleman, izin Hugos Cafe dicabut

    [ian]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





    BE SMART, READ MORE
    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • KPK resmi tetapkan pejabat MA tersangka kasus suap penanganan kasasi
  • Pengamat sebut aturan izin penyadapan bikin target KPK lari duluan
  • Pelaku pencemaran nama baik & penghinaan diminta dihukum perdata
  • Pengemudi GO-JEK ditembak orang tak dikenal di Kemang
  • Pria Belanda ditemukan tewas tak pakai celana di rumahnya di Tangsel
  • Indonesia Property Expo 2016 jual rumah seharga Rp 90 jutaan
  • Ancam kebebasan berekspresi, pasal 27 ayat 3 UU ITE diminta dihapus
  • Densus 88 tangkap fasilitator bom Sarinah di Purwakarta
  • Cuma di Jember, pengendara kena 'razia' dapat kupon undian motor
  • Bupati Demak Moch Dachirin Said meninggal dunia
  • SHOW MORE