Tingkat kelulusan UN SMA di NTT terendah nasional
Merdeka.com - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi daerah dengan tingkat kelulusan terendah ujian akhir nasional (UAN) tingkat SMA/MA/SMK 2012. Meski begitu, persentase ketidaklulusan menurun dari angka 58-56 persen pada tahun 2011 menjadi 36 persen pada tahun ini.
"Tahun ini dari jumlah peserta 36.228 yang tidak lulus 1.994 orang," ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh di gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (24/5).
Di sisi lain, Tingkat ketidaklulusan untuk siswa SMK juga sama peringkatnya di paling atas. "Tingkat ketidaklulusan SMK di NTT sebesar 25 persen atau sekitar 290 orang," imbuhnya.
Menurut Nuh, belum beranjaknya NTT dari peringkat terbawah persentase kelulusan UN disebabkan oleh empat faktor yakni motivasi, kualitas guru, infrastruktur, dan dukungan keluarga. Oleh karena itu pemerintah berupaya mengintervensi dengan berbagai hal termasuk penyediaan dana pendidikan.
"Kita petakan, hasilnya positif sudah kita lakukan dari UAN saja tahun lalu ada lompatan bagus tapi ini tidak boleh berhenti. Tahun ini saja sudah hampir Rp 200-300 miliar selain anggaran-anggaran lazim. Kita intervensi untuk NTT," tutupnya.
Hasil UN untuk tingkat SMA sederajat ini akan diumumkan secara resmi pada 26 Mei mendatang. Sebanyak 1.524.704 siswa kini menanti nasib mereka. UN kali ini berbeda dari tahun sebelumnya karena keputusan lulus meliputi nilai sekolah juga selain nilai UN. Sayangnya bagi peserta tidak lulus tidak akan ada ujian ulang mereka hanya diberi pilihan untuk mengikuti ujian paket C atau mengulang ujian di tahun depan. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya