Tersangka pembakaran lahan di Riau jadi 10 orang

Reporter : Abdullah Sani | Rabu, 26 Juni 2013 16:28




Tersangka pembakaran lahan di Riau jadi 10 orang
kabut asap kebakaran hutan riau. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Pengejaran terhadap para pelaku pembakaran lahan oleh pihak kepolisian, kembali membuahkan hasil. Usai mengamankan delapan orang tersangka dalam beberapa penangkapan yang berbeda, jajaran Polda Riau kembali membekuk dua orang lagi yang diduga kuat terlibat pembakaran lahan.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah SIK kepada merdeka.com, Rabu (26/6).

"Ada dua orang, T (21) warga Jalan Doral Kilometer 14, Siak ditangkap Senin (24/6) siang sekitar pukul 14.00 WIB, karena diduga membakar lahan seluas 30 hektar di Jalan Doral, Siak. Selain itu, kita juga menangkap orang dengan inisial A di Rokan Hilir, Selasa (25/4) sore," ungkap Hermansyah.

Dijelaskannya, A ditangkap atas pengembangan ditangkapnya beberapa tersangka lain terkait pembakaran lahan di Rokan Hilir.

"Jadi pemilik kebun dengan inisial Hp memerintahkan K untuk membakar. K ini menyuruh A melakukannya," terang Hermansyah.

Sebelumnya diberitakan, Polda Riau sudah menangkap delapan orang terduga pelaku pembakaran lahan. Mereka adalah, S yang membakar kebunnya di Rupat, Hp di Rokan Hilir yang membuka lahan miliknya seluas 65 hektar dimana apinya merambat hingga membakar 400 hektar kebun lain, serta S dan T ditangkap di Pangkalan Kerinci.

Selain empat tersangka ini, diamankan pula pada hari Sabtu (22/6) sekira pukul 22.00 WIB HP alis D (56), warga Jalan Pantai Timur No. 55 b Lingkunagan II Desa Cinta Damai Helvetia Medan Sumut. Atas penangkapan ini, Senin (24/6) diamankan dua orang lainnya, K dan S di Kecamatan Bilah barat kabupaten Labuhan batu dan Rantau Prapat kabupaten Labuhan Batu. Polisi juga membekuk, dua orang lainnya, R dan B diamankan di Perumahan perkebunan Ivomas Km 37 Balam Rokan Hilir atas pengembangan terhadap K.

Sementara itu, terkait empat perusahaan yang diindikasi kuat melakukan pembakaran, Kabid Humas mengatakan pihaknya belum akan memanggil perusahaan tersebut untuk diperiksa.

"Sampai sekarang masih pengumpulan bukti dan saksi," pungkasnya.

[ian]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Berjubah mewah di Madinah, Syahrini malah dikira tenda pramuka
  • Sukses jaga stabilitas harga, ekonom minta pemerintah tak lengah
  • Leeteuk kembali, giliran Shindong siap wajib militer
  • Suasana Lebaran warga Riau terganggu akibat kebakaran hutan
  • Wanita di Pakistan dibunuh terkait kasus penghujatan di Facebook
  • Ternyata ini film impian Olga Syahputra
  • Welcome back, Leeteuk resmi akhiri wajib militer!
  • Cleverley siap eksploitasi kelemahan Vidic
  • Tabrakan banana boat, 2 wisatawan Pantai Tanjung Karang tewas
  • Jokowi tak mau asal pilih menteri ESDM dan Pertanian
  • SHOW MORE