Terlibat narkoba, dua anggota Polda Jateng terancam dipecat

Reporter : Parwito | Senin, 22 Oktober 2012 22:14




Terlibat narkoba, dua anggota Polda Jateng terancam dipecat
narkoba. shutterstock

Merdeka.com - Diduga memasok narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi, dua anggota Polda Jateng terancam dipecat. Kedua anggota polisi itu adalah Bripka Imam, anggota tim Teknologi Informasi (TI) Polrestabes Semarang dan Bripka Sunyoto, anggota Polres Cilacap, Jateng.

Direktur Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya (Dit Res Narkoba) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Jhon Turman Panjaitan saat dikonfirmasi wartawan Senin (22/10) membenarkan, keduanya selain memasok juga terlibat dalam peredaran narkoba.

"Awalnya kasus ini berhasil terungkap saat petugas kami berhasil menangkap anggota kami bernama Sunyoto di Cilacap. Dia (Sunyoto) mengaku bahwa narkoba yang didapat dari pemasok di Kota Semarang yang juga anggota polisi bernama Imam. Akhirnya kami langsung melakukan penyergapan," ungkapnya.

Saat Imam diamankan, petugas Polda Jateng berhasil menyita barang bukti dari tangan Imam berupa 13 butir ekstasi dengan berat 3,511 gram, satu paket ekstasi seberat 0,196 gram, dua paket sabu-sabu 0,788 gram dan 0,139 gram.

"Keduanya sudah kita periksa dan kita sidang etik. Berkas pemeriksaan keduanya pun sudah kami limpahkan ke kejaksaan. Untuk tersangka Sunyoto kita kirim berkasnya ke Kejaksaan Negeri Cilacap. Kemudian berkas pemeriksaan Imam kami kirimkan ke Kejaksaan Negeri Semarang. Mereka akan menjalani sidang layaknya masyarakat biasa," ungkapnya.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Alex Alim Rewos menambahkan, selain menangkap dua anggota polisi Sunyoto dan Imam, petugas Polda Jateng juga sempat mengamankan dua anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jateng berpangkat AKP dan Bripda karena diduga mengkonsumsi narkoba.

"Kami pastikan empat polisi itu akan menerima sanksi disiplin. Bahkan untuk Imam dan Sunyoto akan dikenakan sanksi pidana yang berujung pada pemecatan. Pasti dipecat. Sesuai aturan, keduanya akan diberhentikan secara tidak hormat(PTDH)," ungkapnya saat ditemui wartawan Mapolda Jateng.

Dua polisi yang masih dirahasiakan namanya itu kemungkinan hanya akan menjalani sanksi disiplin. "Kami masih belum berhasil menemukan barang bukti pada dua polisi yang salah satunya berpangkat perwira itu. Sehingga tidak kuat untuk kami lakukan penyidikan tindakan pidananya," ujarnya.

Alex Alim menambahkan dari catatan Polda Jateng, sepanjang tahun 2012 sudah terdapat 11 anggota di jajaran Mapolda Jateng yang mengalami proses penyidikan. Mulai dari sidang profesi dan sidang peradilan umum terkait beberapa kasus tindak pidana. Termasuk kasus narkoba yang merupakan kejahatan prioritas utama untuk diberantas di jajaran Polda Jateng maupun Mabes Polri.

[ren]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Senin, Ahok setor nama calon wagub DKI ke mendagri
  • HTI: Apa fungsi tes keperawanan, jika moral calon Polwan bejat
  • Pembunuh Sri, Jean Alter tiba dengan wajah ditutup kain hitam
  • Ini alasan Ariel Tatum ogah operasi plastik
  • Telkomsel Hadirkan Layanan M2M Terlengkap
  • Jean Alter bunuh Sri karena dituding selingkuh dan diusir
  • 1 Desember Malaysia bakal cabut subsidi BBM
  • Newmont bakal minta pemerintah tambahan izin ekspor konsentrat
  • Ahok akan tertibkan keanggotaan Jakmania
  • Dulunya satu grup, Kangta - Moon Hee Jun malah kikuk saat ketemu
  • SHOW MORE