Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak mudah ungkap korupsi terorganisir

Tak mudah ungkap korupsi terorganisir Korupsi. meedeka.com

Merdeka.com - Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Abdul Haris Samendawai mengatakan justice collaborator dapat dilakukan antara saksi pelaku dan aparat penegak hukum. Tetapi membongkar kejahatan yang terorganisir tidaklah mudah.

"Membongkar kejahatan terorganisir itu tidak mudah," ujar Samendawai di acara diskusi justice collaborator dan mengungkap kasus korupsi di Jakarta, Minggu (13/5).

Pasalnya, kata Semendawai, mereka akan mendapat serangan balik, seperti dengan pencemaran nama baik. Selanjutnya mereka akan dikatakan sebagai pelaku kejahatan.

"Mereka mendapat serangan balik dengan pencemaran nama baik. Bisa juga mereka dikatakan sebagai pelaku nantinya," imbuhnya.

Menurutnya, perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat mengenai makna justice collaborator. Seperti kasus Angelina Sondakh, harus diberitahukan bagaimana pelaksanaannya.

"Seperti kasus Angie jadi ramai karena belum diketahui secara jelas bagaimana pelaksanaannya, jadi perlu sosialisasi kepada masyarakat," pungkasnya. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP