Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ada uang buat beli susu, ibu ini jadi pengedar sabu

Tak ada uang buat beli susu, ibu ini jadi pengedar sabu ibu menyusui jadi pengedar sabu. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Seorang ibu menyusui, LP (29), terjaring dalam penggerebekan di Jalan Denai Gang Jati, Medan, Selasa (24/5) siang. Dia diduga sebagai salah satu bandar narkoba di kawasan itu.

LP diringkus setelah petugas menemukan paket sabu di rumahnya. Saat ditanya dia mengaku nekat mengedarkan narkotika karena terdesak butuh biaya buat membeli susu bayinya yang berusia 3 bulan.

"Aku nggak ada kerjaan lain. Aku cuma perantara. Orang sini banyak yang jual," ucapnya, Selasa (24/5).

Dia mengaku telah 3 bulan melakoni bisnis narkoba. Barang haram itu dia dapat dari seorang bandar yang tinggal di kawasan itu.

Sebelum digelandang ke Mapolresta Medan, LP tampak memeluk bayinya. Saat itu tangannya sedang diborgol.

Dalam penggerebekan ini, petugas Polresta Medan memang menggeledah rumah yang diduga milik pengedar narkoba. Melihat itu, warga sempat heboh.

Selain LP, petugas juga menangkap terduga bandar lainnya, yaitu MY alias Een (49). Seperti LP, dia juga digelandang ke Mapolresta Medan untuk pengembangan lebih lanjut. Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan ini.

"Dari tangan MY kita amankan 1 paket sabu 0,12 gram, 1 set bong, 1 mancis (korek api gas) dan uang tunai Rp 3.300.000. Sementara dari LP kita menyita 1 paket sabu-sabu dan Hp Nokia," jelas Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang temuan berupa 5 unit mesin judi jackpot, 1/2 kg ganja kering, 1 kotak sedotan kaca, 5 bong sabu, dan sebilah senjata tajam samurai.

"Selanjutnya di lokasi didirikan pos sementara yang diisi personel polsek, Sabhara dan Satuan Narkoba," pungkas Mardiaz.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP