Sudah 32 orang diamankan terkait bentrok di Batam
Merdeka.com - Polisi telah mengirim sedikitnya 105 aparat keamanan untuk membantu Polda Kepri meredam ricuh Batam yang terjadi Senin sore kemarin. Aparat kepolisian ini dikirim langsung dari Brimob Kelapa Dua, Depok.
"Tadi pagi telah dikirimkan 105 orang dari Brimob Kelapa Dua, tiba di Batam untuk membantu Polda Kepri," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman usai menghadiri pelantikan sarjana Kepolisian di PTIK, Jakarta, Selasa (19/6).
Selain itu, polisi juga telah mengamankan 32 orang baik dari kelompok TF dan B yang berasal dari Pam swakarsa masyarakat dan mengambil keterangan dari beberapa pegawai hotel.
"Yang jelas 32 orang diamankan di Polres Barelang 28 dari kelompok B, 4 dari TF. Saksi diperiksa 8 orang dari masyarakat dan juga pegawai hotel yang ada di tkp. saat ini dalam pemeriksaan di Polres Barelang," tambah Saud.
Polisi juga menyatakan kondisi Batam sudah kondusif. Usai bentrokan itu, malam harinya Muspida setempat langsung mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat dan agama. Hasilnya, masing-masing pihak tidak akan saling menyerang.
"Tadi malam sudah ada pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat pemerintahan di sana. Sudah menyepakati masing-masing akan menjaga, tidak akan saling menyerang lagi, sepakat untuk kasusnya akan diproses sesuai hukum yang berlaku", kata Saud.
Jenderal bintang satu ini kembali menegaskan, ricuh di sekitar Hotel Planet Holiday itu akibat masalah perdata yakni sengketa tanah antara dua perusahaan PT HE dan PT LE. Sengketa tanah tersebut selesai dalam persidangan dengan memenangkan salah satunya PT tersebut, pengaman lahan pun diambil alih.
"Ricuh di Batam diawali masalah keperdataan. Ada lahan 3,7 ha dipersengketakan antar dua perusahaan, PT HE dan PT LE. Kedua PT ini saling gugat. Lalu diputus PN Batam dimenangkan PT LE. Awalnya, fisik (lahan) diamankan kelompok TF. Kemudian setelah menang di PN Batam, pihak keamanan diambil alih oleh kelompok B dari PT HE," jelas Saud.
Kemudian karena tidak puas, kelompok TF melakukan tindakan pengrusakan di hotel tempat kelompok B bekerja.
"Akibat adanya pergantian pengamanan ini, mengakibatkan ketidakpuasan sehingga kelompok TF ini melakukan tindakan balasan mendatangi kelompok B di Hotel PHI dan melakukan perusakan. Memang dari pihak kelompok B ini merupakan sekuriti hotel PHI" tambah Saud.
Dari penyerangan selama 15 menit, 1 orang tewas dengan inisial JS, 2 orang luka berat dan 8 lainnya luka ringan. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya