Sikap Kapolda Metro soal John Kei dinilai ambigu

Reporter : Laurencius Simanjuntak | Rabu, 22 Februari 2012 10:10




Sikap Kapolda Metro soal John Kei dinilai ambigu

Merdeka.com - Saat anak buahnya dilaporkan pihak John Kei ke Propam Polri, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Radjab, justru mengunjungi tersangka pembunuhan itu di RS Polri, Kramatjati. Sikap Kapolda tersebut dinilai ambigu.

"Sepatutnya Kapolda tidak melakukan tindakan-tindakan yang membingungkan dan melemahkan mental atau demoralisasi bawahan," kata anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari, kepada merdeka.com, Rabu (22/2).

Kuasa hukum John Kei melaporkan Kepala Sub Unit Reserse Umum Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika, Kasat Kejahatan dan Kejahatan, Kompol Nuvianto Nurrahmad dan Kasat Resmob Polda AKBP Heri Heriawan ke Propam Polri. Tiga perwira tersebut dianggap melanggar prosedur dalam penangkapan John Kei, tersangka pembunuhan bos PT Sanex Steel, Ayung.

Eva menilai tindakan Kapolda yang menjenguk John Kei, yang masih terkulai di RS akibat luka tembak, membuat publik menerka-nerka ada apa di balik kunjungan itu.

"Sepatutnya polisi menggunakan momentum ini untuk pembenahan internal yang berdampak pada perbaikan akuntabilitas, integritas, sehingga bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat," kata politikus PDI Perjuangan ini.

Dia menambahkan, sudah saatnya relasi ambigu antara kepolisian dan kelompok-kelompok preman diakhiri, karena masyarakatlah yang akan dirugikan. Pemberantasan premanisme, katanya, justru bisa menjadi titik masuk bagi kepolisian untuk mendapatkan kepercayaan dan dukungan masyarakat.

"Syaratnya tentu ketegasan dan konsistensi sikap dan komando yang jelas. Polisi harus berada di posisi terang sebagai penegak hukum. Tidak bisa abu-abu," cetusnya.

Seperti diberitakan, kemarin Kapolda menjenguk John Kei di RS Polri, Kramatjati. Namun, Kapolda membantah jika ia memberikan perhatian khusus kepada tersangka kasus pembunuhan itu.

"Hanya cek kondisi, tidak ada perhatian khusus," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto saat dihubungi.

Menurut Rikwanto, kedatangan Kapolda siang tadi hanya sekedar melihat kondisi tokoh pemuda asal Maluku itu. Selain itu kata Rikwanto, kapolda juga bertemu dengan kepala RS Polri.

"Kapolda juga bertemu dengan kepala rumah sakit," katanya.

John Kei ditangkap pada Jumat (17/2) sore di Hotel C'One. Penangkapan John diduga terkait dengan kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Ayung alias Tan Hari Tantono (50). Saat ditangkap John bersama seorang artis perempuan berinisial AF tengah pesta narkoba.

Polisi terpaksa menembak karena John Kei mencoba melawan saat ditangkap. John dirawat di RS Polri untuk melakukan operasi pengangkatan peluru di kaki kanannya. John Kei sendiri membantah melawan polisi.

[ren]


Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Sukses sebagai penyanyi, Taylor Swift merambah ke dunia akting
  • Antara pendidikan & dunia hiburan, Julian Jacob pilih...
  • Arus balik, terminal Kampung Rambutan siapkan angkutan malam
  • Korban tewas open house JK dikenal sebagai pemburu sedekah?
  • Polaris Slingshot, tawarkan sensasi berkendara yang 'beda'
  • Penculik bebaskan ayah pemain sepak bola Argentina Carlos Tevez
  • Akhir pekan ini puncak arus balik di Terminal Kampung Rambutan
  • Kiat Umar bin Khattab hadapi istri marah
  • RAM smartphone masa depan bisa capai 1 terabyte
  • Ulasan trailer terbaru 'THE HUNGER GAMES: MOCKINGJAY PART 1'
  • SHOW MORE