'Si Anak Singkong' ungkap rahasia kesuksesannya

Reporter : Muhammad Mirza Harera | Senin, 2 Juli 2012 16:01

'Si Anak Singkong' ungkap rahasia kesuksesannya
buku chairul tandjung. ©2012 Merdeka.com/djokopoerwanto

Merdeka.com - Chairul Tanjung merasa terhormat dan bangga kisah dirinya bisa dituangkan dalam sebuah buku biografi berjudul 'Si Anak Singkong'. Menurutnya, buku tersebut turut membagi ilmu dan kisah kesuksesannya semasa hidup.

Pemilik CT Corp ini mengaku tidak serta merta menjadi sukses dalam karier. Pasang surut kehidupan pernah dia alami dengan keterbatasan ekonomi. Dalam diskusi yang diadakan di Gramedia Grand Indonesia, Chairul Tanjung membeberkan salah satu kunci suksesnya.

"Kerja keras, cerdas, dan ikhlas," kata CT dalam diskusi, Senin (2/7).

CT pun mengingatkan kepada seluruh pemuda-pemudi di Indonesia agar tidak menyerah dalam mengejar cita-cita. Karena, katanya, semua kesuksesan selalu melalui proses dan tidak ada yang instan.

"Kebanyakan makan mi instan jadinya pada mau yang instan," ucapnya sambil tertawa.

Tidak lupa CT mengingatkan pentingnya bersyukur atas apa yang kita sudah dapat. Sebab, dengan bersyukur, seseorang akan menghargai pencapaiannya.

"Jangan ngedumel, syukuri aja, kalau kita bersyukur akan tambah nikmatnya dan jangan pernah berburuk sangka pada Tuhan," ujarnya.

Dalam buku setebal 360 halaman ini, CT juga menceritakan kisah hidupnya yang penuh liku-liku. Lahir dari keluarga sederhana di gang sempit di Jakarta, pemilik stasiun Trans TV dan Trans7 tersebut bahkan harus menjual kain tenun milik keluarga untuk biaya kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Buku yang ditulis dalam rangka ulang tahun ke-50 CT ini sempat menuai polemik. Bukan soal isi buku itu yang kini heboh menjadi pembicaraan publik. Namun ramai dibicarakan pengakuan seseorang yang bernama Inu Febiana dalam akun Twitter-nya, @IFnubia.

Dalam akun Twitter-nya, Inu mengaku sebagai ghost writer (penulis hantu) buku biografi CT. Secara panjang lebar, Inu menceritakan awal mula menerima order buku tersebut. Hingga akhirnya, atas permintaan sang ibu, Inu meminta kepada Tjahja Gunawan Diredja agar namanya dimasukkan dalam buku tersebut sebagai asisten penulis. Permintaan Inu pun dikabulkan oleh Tjahja, atas persetujuan Chairul Tanjung.

"Ini bukan tentang uang saja, bukan. tapi 'perintah' ibu yg gw sampaikan dan penghormatan gw yg sama sekali dianggap gak ada #bukuCT," demikian tulis Inu dalam akun Twitter-nya, Minggu (1/7).

Inu menulis panjang lebar tentang keluh kesahnya, hingga lebih dari 80 postingan. Intinya, dia tidak menyalahkan Chairul Tanjung, melainkan menyayangkan Tjahja yang dianggap tidak transparan.

"Hingga siang tadi teman menawarkan mediasi, jawab gw simple, "gw takut gabisa nahan maen fisik, takut" #bukuCT," tulis Inu lagi.

Sementara, penulis resmi buku Biografi Chairul Tanjung, Tjahja Gunawan Diredja mengaku sudah mencantumkan nama Inu dalam buku tersebut.

"Itu tidak betul. Nama Inu Febiana dicantumkan di dalam buku biografi Chairul Tanjung. Silakan membaca dulu bukunya," kata Tjahja saat dikonfirmasi merdeka.com.

Saat merdeka.com mencoba menghubungi Inu, nomor teleponnya sempat aktif dan diangkat oleh seorang perempuan. Namun tak lama kemudian, ponsel Inu tidak diaktifkan.

[ren]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kejagung belum tetapkan tersangka dalam kasus Cessie BPPN
  • Iri cucunya kalah pintar, nenek ini bunuh bocah 5 tahun
  • Setoran BUMN ke negara tak capai target, Menteri Rini angkat tangan
  • Amien Rais terdepan dukung KMP, sekarang PAN pertama yang keluar
  • Siapa yang diuntungkan dari perang mata uang?
  • Brigjen Victor dimutasi karena pensiun, diganti oleh Bambang Waskito
  • Kemana suara aktivis antikorupsi saat pencopotan Budi Waseso?
  • Film Angry Birds jelaskan kisah awal kemarahan burung-burung imut
  • RAPBN 2016, delapan BUMN dapat PSO sebesar Rp 201,3 triliun
  • Kapolri sudah keluarkan Telegram Rahasia Budi Waseso jadi kepala BNN
  • SHOW MORE