Serahkan berkas simulasi SIM, Bareskrim tinggalkan Gedung KPK

Reporter : Putri Artika R | Rabu, 31 Oktober 2012 00:13

Serahkan berkas simulasi SIM, Bareskrim tinggalkan Gedung KPK
Simulator SIM. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekitar 10 orang penyidik Bareskrim Polri selesai menyerahkan berkas kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM ke KPK. Tidak diketahui berapa berkas yang diserahkan Mabes Polri kepada KPK terkait pemeriksaan kasus tersebut.

"Semua lima-limanya sudah diserahkan," ujar salah penyidik Polri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/10).

Pantauan merdeka.com, para penyidik keluar dari dalam Gedung KPK sekitar pukul 23.30 WIB dengan membawa dry box yang terlihat sudah tidak berisi, terlihat pula sebuah koper warna abu-abu dibawa menuju mobil.

Mabes Polri dan KPK masih akan melanjutkan verifikasi pemeriksaan berkas dugaan korupsi pengadaan alat simulasi SIM keesokan harinya. Dalam serah terima itu, penyidik Bareskrim mengakui tidak ada kesulitan berarti.

"Besok masih ada lanjutan verifikasi," lanjutnya.

Terkait soal penahanan tersangka, penyidik tersebut enggan memberikan jawaban. "Tanya humas saja," ucapnya singkat.

Ketika ditanya soal kaitannya dengan gugatan korlantas Polri, dia juga enggan berspekulasi. "Nggak tahu, saya hanya nyidik ini (simulasi SIM) saja," pungkasnya.

[tyo]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Cicak Buaya II

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Khofifah nilai sistem Ahwa di Muktamar NU ke-33 tidak demokratis
  • Cerita Dedi, korban salah tangkap polisi dipukuli saat diciduk
  • Ingin meningkatkan memori otak? Coba panjat pohon!
  • Hiasi rumah dengan tanaman cantik aromatik ini
  • Sony siapkan smartphone berwarna gold yang elegan
  • Ini foto Gus Dur dapat salam tempel Rp 5.000 ditertawakan Mega
  • Ukir prestasi besar, 'CAHAYA CANTIK RAISA' ditonton jutaan orang
  • Kadin: Industri nasional harus tiru Turki
  • Demokrat minta KPU fokus perhatikan keamanan saat Pilkada serentak
  • Inikah sedan sport terbaik di dunia?
  • SHOW MORE