Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selfie di air terjun, 1 siswa tewas terbawa arus & 1 hilang

Selfie di air terjun, 1 siswa tewas terbawa arus & 1 hilang Ilustrasi Orang Tenggelam. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Asyik selfie (swafoto) di sekitar air terjun Coban Baung Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, dua orang pelajar SMK 13 Malang terjatuh dan terbawa derasnya arus. Kedua siswa tersebut adalah Muhammad Reza Ardiansyah (17) warga Perum Villa Sengkaling Blok 9K-10 Kota Malang dan Syarif Hidayat (16) asal Wonogiri, Jawa Tengah.

Syarif Hidayat ditemukan tewas sedangkan Muhammad Reza Ardiansyah hingga kini belum ditemukan. "Reza sedang ulang tahun ke-17. Saat itu merayakan bersama teman-temannya yang sedang PKL, termasuk dari SMK lain," kata Nurul Trihartini, teman sekelas Reza Ardiansyah di kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Senin (30/3).

Kejadian tersebut berawal ketika Sabtu (28/3) pukul 17.00 WIB korban sedang rekreasi di air terjun yang posisinya di belakang Kebun Raya Purwodadi. Keduanya berangkat bersama lima temannya yang lain dengan mengendarai sepeda motor.

Saat sedang ber-selfie di bawah air terjun, keduanya terpeleset dan terjatuh ke jurang. Rekan korban mencoba menolong, namun arus sungai yang cukup deras dan lokasi yang cukup curam membuat mereka tidak bisa banyak berbuat.

Salah seorang temannya, Rizky Triafiansyah sempat berusaha memberi pertolongan, namun tidak berhasil menyelamatkan, kendati sempat memegang korban. Reza dan Syarif akhirnya terbawa arus dan masuk terbawa air.

Teman-teman korban meminta pertolongan kepada orang di sekitar lokasi dan petugas keamanan setempat. "Reza terkenal akrab dengan teman-temannya. Dia juga ikut ekstrakulikuler karate, jadi ketua kelas TPHP," kata Nurul.

Sementara itu Tri Endang Wati, guru kelas Reza mengungkapkan kalau anak-anaknya memang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) yang dibagi dalam tiga kelompok. Salah satunya, kelompok Reza, Syarif dan Ryan yang PKL di BBTP Ketindan, Lawang.

"PKL-nya sejak Januari dan selesainya bulan ini, hanya tiga bulan," tegasnya.

Hingga, Senin (30/3) tim gabungan SAR sedang berupaya melakukan pencarian.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP