Sekitar 200 karyawan TransTV hengkang ke perusahaan Wishnutama

Reporter : Yulistyo Pratomo | Rabu, 6 Maret 2013 16:19




Sekitar 200 karyawan TransTV hengkang ke perusahaan Wishnutama
Produser Televisi. shutterstock

Merdeka.com - Sebanyak 200 karyawan PT Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV) dikabarkan 'bedol desa' ke perusahaan media baru yang didirikan oleh mantan bos TransTV Wishnutama. Perusahaan media baru bernama PT Net Mediatama Indonesia itu memopulerkan jargon revolusi media.

Sumber merdeka.com di internal TransTV menyebutkan sekitar 200 karyawan mengundurkan dalam satu-dua bulan terakhir. Pengunduran diri karyawan dalam jumlah besar disebut sumber itu sebenarnya bukan yang pertama terjadi di TransTV. Tetapi pengunduran diri dalam jumlah besar kali ini agak berbeda. "Ratusan orang, ada sekitar 200 orang keluar dalam kurun sebulan-dua bulan terakhir," kata sumber itu kepada merdeka.com, Rabu (6/3).

Terang saja, ujarnya, situasi itu agak menyulitkan proses kerja sehari-hari di stasiun televisi milik pengusaha Chairul Tanjung itu. TransTV harus segera mencari back up karyawan untuk menggantikan mereka yang keluar. Apalagi, kata sumber itu, mereka yang keluar banyak yang merupakan karyawan level atas.

Namun demikian, dia menjelaskan bahwa tidak semua karyawan TransTV bersedia pindah ke PT Net Mediatama Indonesia. Ada juga yang tetap bertahan meski mendapat iming-iming remunerasi lebih besar.

Perusahaan media baru yang didirikan Wishnutama itu disebut-sebut menggandeng Indika Group yang dimotori pengusaha muda Agus Lasmono. Selain bergerak di bidang energi, Indika Group juga bergerak di bidang media.

PT Net Mediatama Indonesia kabarnya didirikan agar konten hiburan dan informasi di masa mendatang bisa diakses mudah kapan pun dan di mana pun. Saat ini, PT Net Mediatama Indonesia ini juga menggelar proses penyaringan karyawan lewat program MDP. Proses rekrutmen dilaksanakan di 3 kota yaitu Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Menanggapi kabar hengkangnya sekitar 200 karyawan TransTV, juru bicara Trans TV Hardiansyah Lubis tidak mau memberikan komentar. "Saya no comment dulu," katanya kepada merdeka.com.

Sementara, Wishnutama yang dihubungi lewat telepon selulernya belum bersedia mengangkat. "Saya lagi rapat. Nanti saya telepon," tulisnya lewat pesan pendek. Wishnutama pernah bekerja di TransTV. Jabatan terakhirnya sebelum mengundurkan diri adalah presiden direktur PT Televisi Transformasi Indonesia (TransTV). Dia dikenal sebagai sosok yang mampu menciptakan banyak acara dengan rating tinggi di TransTV.

[tts]

KUMPULAN BERITA
# Televisi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Menkeu: Newmont mau dapat izin ekspor, harus bayar jaminan dulu
  • Pohon di Jalan Pattimura tumbang timpa dua mobil
  • Kasus lamborghini, 1 milik Haji Lulung, 2 lagi milik pengusaha
  • Prancis larang seorang warga muslim bekerja di fasilitas nuklir
  • Newmont bisa mulai ekspor 200.000 ton konsentrat pekan ini
  • Boediono minta Jokowi tak ngotot realisasikan program baru
  • Seperti apa penampilan putra-putri Brangelina di hari pernikahan?
  • Newmont sepakat naikkan royalti emas, perak dan tembaga
  • Kapolri perintahkan kasus 'ATM' Polri Adrianus dihentikan
  • Warga Riau ramai gunjing dugaan pelecehan seksual Annas Maamun
  • SHOW MORE